Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Arbitrum (ARB) vs 0x Protocol (ZRX)

Arbitrum
0x Protocol

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Arbitrum dan 0x Protocol: Arbitrum diperdagangkan di Rp1.378 (kapitalisasi pasar Rp8,85T, volume 24 jam Rp1,07T), sedangkan 0x Protocol diperdagangkan di Rp1.604 (kapitalisasi pasar Rp1,37T, volume 24 jam Rp156,41M). Perbedaan utamanya: Arbitrum jauh lebih besar — sekitar 6,5× kapitalisasi pasar 0x Protocol, dan suplai 0x Protocol dibatasi (848,4M / 1B ZRX (85%)), sedangkan Arbitrum terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Arbitrum selama 61 Hari dan 0x Protocol selama 135 Hari.

ARBZRX
Kap. Pasar
Rp8,85TRp1,37T
Volume (24h)
Rp1,07TRp156,41M
Suplai yang Beredar
6,4B ARB848,4M / 1B ZRX (85%)
Typical Hold Time
61 Hari135 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Arbitrum

ARB saat ini diperdagangkan di Rp1.371 dengan kapitalisasi pasar Rp8,76 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek berdasarkan moving averages. Meskipun osilator netral, harga berada di bawah pivot point Rp1.402 dengan support kuat di Rp1.354. Berita terbaru menunjukkan ekosistem berkembang dengan pendanaan $2 juta untuk Pheasant Network yang didukung Ethereum Foundation, meningkatkan utilitas lintas rantai.

Outlook keseluruhan netral-cenderung bearish dengan tekanan jual teknis, namun perkembangan fundamental jaringan memberikan potensi jangka panjang. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan ketidakpastian regulasi crypto. Investor harus memantau level support kunci dan perkembangan adopsi jaringan.

0x Protocol

Token ZRX menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp1.515, didukung tren positif dari moving averages dan momentum ADX yang kuat. Token ini berada di zona support kunci Rp1.464-Rp1.548 dengan resistensi utama di Rp1.632-Rp1.716. Market cap mencapai Rp1,3 triliun dengan sirkulasi 85% dari total supply 1 juta token.

Outlook jangka pendek positif dengan peluang breakout menuju Rp1.632, namun RSI 6-period menunjukkan kondisi overbought yang perlu diwaspadai. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan tekanan jual di level resistensi. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem protocol 0x.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

ARB
88% Beli12% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 61 Hari
ZRX
54% Beli46% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 135 Hari

Tentang Arbitrum

Arbitrum adalah solusi scaling Ethereum layer-2. Arbitrum menggunakan rollup optimis untuk mencapai tujuannya meningkatkan kecepatan, skalabilitas, dan efisiensi biaya pada Ethereum. Arbitrum mendapat manfaat dari keamanan dan kompatibilitas Ethereum. Manfaat lainnya adalah throughput yang lebih tinggi dan biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan Ethereum. Hal ini dimungkinkan berkat pemindahan sebagian besar komputasi dan beban penyimpanan secara off-chain. Token native Arbitrum disebut ARB dan digunakan untuk tata kelola. Offchain Labs, pengembang di belakang Arbitrum, mengumumkan peralihan ke struktur organisasi otonom terdesentralisasi (DAO) — Arbitrum DAO. Pemegang ARB dapat memberikan suara pada proposal yang memengaruhi fitur, peningkatan protokol, alokasi dana, dan pemilihan dewan keamanan.

Selengkapnya di halaman ARB

Tentang 0x Protocol

0x adalah protokol infrastruktur yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah berdagang token ERC20 dan aset lainnya di blockchain Ethereum tanpa bergantung pada perantara terpusat seperti bursa cryptocurrency tradisional. Kasus penggunaan untuk protokol 0x mencakup: pasar bergaya eBay untuk barang dan layanan digital, trading desk OTC, fungsi pertukaran untuk protokol DeFi dan pertukaran desentralisasi biasa.

Selengkapnya di halaman ZRX