Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Arbitrum (ARB) vs Ondo US Dollar Yield (USDY)

Arbitrum
Ondo US Dollar Yield

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Arbitrum dan Ondo US Dollar Yield: Arbitrum diperdagangkan di Rp1.376 (kapitalisasi pasar Rp8,76T, volume 24 jam Rp1,08T), sedangkan Ondo US Dollar Yield diperdagangkan di Rp20.500 (kapitalisasi pasar Rp39T, volume 24 jam Rp4,31M). Perbedaan utamanya: Ondo US Dollar Yield jauh lebih besar — sekitar 4,5× kapitalisasi pasar Arbitrum, dan suplai beredar Arbitrum 6,4B ARB dibanding 1,9B USDY milik Ondo US Dollar Yield. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Arbitrum selama 61 Hari dan Ondo US Dollar Yield selama 18 Hari.

ARBUSDY
Kap. Pasar
Rp8,76TRp39T
Volume (24h)
Rp1,08TRp4,31M
Suplai yang Beredar
6,4B ARB1,9B USDY
Typical Hold Time
61 Hari18 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Arbitrum

ARB saat ini diperdagangkan di Rp1.371 dengan kapitalisasi pasar Rp8,76 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek berdasarkan moving averages. Meskipun osilator netral, harga berada di bawah pivot point Rp1.402 dengan support kuat di Rp1.354. Berita terbaru menunjukkan ekosistem berkembang dengan pendanaan $2 juta untuk Pheasant Network yang didukung Ethereum Foundation, meningkatkan utilitas lintas rantai.

Outlook keseluruhan netral-cenderung bearish dengan tekanan jual teknis, namun perkembangan fundamental jaringan memberikan potensi jangka panjang. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan ketidakpastian regulasi crypto. Investor harus memantau level support kunci dan perkembangan adopsi jaringan.

Ondo US Dollar Yield

USDY saat ini diperdagangkan di Rp20.452 dengan sinyal teknis bullish yang kuat dari rata-rata bergerak dan osilator. Token ini menunjukkan tren naik jangka pendek dengan support kunci di Rp20.388 dan resistance di Rp20.466. Market cap mencapai Rp38,73 triliun dengan waktu hold rata-rata 18 hari, mengindikasikan kepercayaan jangka menengah dari pemegang token.

Outlook keseluruhan positif dengan momentum teknis yang mendukung, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas pasar kripto dan risiko likuiditas mengingat tidak ada update fundamental signifikan. Peluang terletak pada kelanjutan tren bullish, sementara risiko utama adalah koreksi teknis jika support utama tidak bertahan.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

ARB
88% Beli12% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 61 Hari
USDY
29% Beli71% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 18 Hari

Tentang Arbitrum

Arbitrum adalah solusi scaling Ethereum layer-2. Arbitrum menggunakan rollup optimis untuk mencapai tujuannya meningkatkan kecepatan, skalabilitas, dan efisiensi biaya pada Ethereum. Arbitrum mendapat manfaat dari keamanan dan kompatibilitas Ethereum. Manfaat lainnya adalah throughput yang lebih tinggi dan biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan Ethereum. Hal ini dimungkinkan berkat pemindahan sebagian besar komputasi dan beban penyimpanan secara off-chain. Token native Arbitrum disebut ARB dan digunakan untuk tata kelola. Offchain Labs, pengembang di belakang Arbitrum, mengumumkan peralihan ke struktur organisasi otonom terdesentralisasi (DAO) — Arbitrum DAO. Pemegang ARB dapat memberikan suara pada proposal yang memengaruhi fitur, peningkatan protokol, alokasi dana, dan pemilihan dewan keamanan.

Selengkapnya di halaman ARB

Tentang Ondo US Dollar Yield

Ondo USDY adalah protokol pinjaman terdesentralisasi yang mendukung aset dengan batasan transfer. Desainnya yang fleksibel memungkinkan akses ke lebih banyak instrumen keuangan. USDY menjadi jembatan untuk menghadirkan aset dunia nyata ke blockchain.

Selengkapnya di halaman USDY