Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Arbitrum (ARB) vs Ondo (ONDO)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Arbitrum dan Ondo: Arbitrum diperdagangkan di Rp1.328 (kapitalisasi pasar Rp8,78T, volume 24 jam Rp638,51M), sedangkan Ondo diperdagangkan di Rp5.778 (kapitalisasi pasar Rp28,33T, volume 24 jam Rp1,1T). Perbedaan utamanya: Ondo jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar Arbitrum, dan suplai Ondo dibatasi (4,9B / 10B ONDO (49%)), sedangkan Arbitrum terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Arbitrum selama 63 Hari dan Ondo selama 46 Hari.

ARBONDO
Kap. Pasar
Rp8,78TRp28,33T
Volume (24h)
Rp638,51MRp1,1T
Suplai yang Beredar
6,6B ARB4,9B / 10B ONDO (49%)
Typical Hold Time
63 Hari46 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Arbitrum

Arbitrum (ARB) saat ini diperdagangkan di Rp1.328 dengan sinyal teknis bearish yang kuat dari rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token ini berada di dekat support kunci Rp1.321, dengan market cap Rp8,76 triliun. Berita terbaru menunjukkan ekosistem berkembang dengan pendanaan untuk Pheasant Network, yang dapat mendukung utilitas jangka panjang.

Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual jangka pendek, namun perkembangan ekosistem DeFAI menawarkan peluang adopsi. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan sinyal teknis bearish yang dominan. Investor harus memantau level support untuk konfirmasi arah berikutnya.

Ondo

Token ONDO saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp5.961, turun 49% dari level tertinggi sepanjang masa. Sinyal teknis menunjukkan tekanan jual dominan dengan moving averages bearish, meskipun RSI mengindikasikan kondisi oversold. Tokenomics menunjukkan 49% supply beredar dari total 10 juta token dengan rata-rata hold time 46 hari, mengindikasikan distribusi yang stabil.

Outlook jangka pendek tetap bearish dengan risiko volatilitas tinggi, namun level support kuat di Rp5.744-Rp5.901 bisa menjadi zona akumulasi. Peluang rebound ada jika RSI oversold terkonfirmasi, tetapi investor perlu waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan volatilitas pasar crypto yang tinggi.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

ARB
94% Beli6% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 63 Hari
ONDO
72% Beli28% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 46 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang Arbitrum

Arbitrum adalah solusi scaling Ethereum layer-2. Arbitrum menggunakan rollup optimis untuk mencapai tujuannya meningkatkan kecepatan, skalabilitas, dan efisiensi biaya pada Ethereum. Arbitrum mendapat manfaat dari keamanan dan kompatibilitas Ethereum. Manfaat lainnya adalah throughput yang lebih tinggi dan biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan Ethereum. Hal ini dimungkinkan berkat pemindahan sebagian besar komputasi dan beban penyimpanan secara off-chain. Token native Arbitrum disebut ARB dan digunakan untuk tata kelola. Offchain Labs, pengembang di belakang Arbitrum, mengumumkan peralihan ke struktur organisasi otonom terdesentralisasi (DAO) — Arbitrum DAO. Pemegang ARB dapat memberikan suara pada proposal yang memengaruhi fitur, peningkatan protokol, alokasi dana, dan pemilihan dewan keamanan.

Selengkapnya di halaman ARB

Tentang Ondo

Ondo (ONDO) adalah token mata uang kripto yang digunakan terutama untuk tata kelola dalam Ondo DAO. DAO ini mengawasi berbagai proyek, termasuk Flux Finance, sebuah protokol pinjaman peer-to-peer yang mendukung aset tanpa izin dan berizin. Ondo bertujuan untuk mendemokratisasi akses ke layanan keuangan kelas institusi dengan menawarkan berbagai produk DeFi, seperti pinjaman dengan imbal hasil tetap yang didukung oleh aset kripto melalui sistem Vaults-nya.

Selengkapnya di halaman ONDO