Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Arbitrum (ARB) vs DAR Open Network (D)

Arbitrum
DAR Open Network

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Arbitrum dan DAR Open Network: Arbitrum diperdagangkan di Rp1.377 (kapitalisasi pasar Rp8,8T, volume 24 jam Rp1,13T), sedangkan DAR Open Network diperdagangkan di Rp82,16 (kapitalisasi pasar Rp68,87M, volume 24 jam Rp65,81M). Perbedaan utamanya: Arbitrum jauh lebih besar — sekitar 127,8× kapitalisasi pasar DAR Open Network, dan suplai DAR Open Network dibatasi (743,5M / 800M D (93%)), sedangkan Arbitrum terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Arbitrum selama 61 Hari dan DAR Open Network selama 24 Hari.

ARBD
Kap. Pasar
Rp8,8TRp68,87M
Volume (24h)
Rp1,13TRp65,81M
Suplai yang Beredar
6,4B ARB743,5M / 800M D (93%)
Typical Hold Time
61 Hari24 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Arbitrum

Arbitrum (ARB) saat ini diperdagangkan di zona Rp1.377 dengan sinyal teknis bearish didominasi oleh moving averages yang menunjukkan tekanan jual kuat. Token layer-2 Ethereum ini memiliki market cap Rp8,8T dengan sirkulasi 6,4 juta ARB. Berita terbaru menunjukkan ekosistem berkembang dengan pendanaan $2M untuk Pheasant Network yang mendukung teknologi AI cross-chain. RSI netral di level 50-51 menunjukkan momentum seimbang, sementara ADX mengindikasikan tren kuat pada timeframe pendek.

Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan bias bearish jangka pendek. Peluang utama terletak pada adopsi teknologi layer-2 dan perkembangan ekosistem DeFAI, sementara risiko utama adalah volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis yang berkelanjutan. Investor harus memantau level support kritis di Rp1.279 dan resistance di Rp1.429 untuk konfirmasi arah selanjutnya.

DAR Open Network

DAR Open Network (D) menunjukkan kapitalisasi pasar sebesar Rp68,87 juta dengan suplai beredar 743,5 juta dari total 800 juta token. Token ini memiliki waktu tahan rata-rata 24 hari, mengindikasikan aktivitas perdagangan yang stabil. Data teknis menunjukkan pergerakan harga dalam kisaran terbatas dengan volume perdagangan moderat. Tidak ada pembaruan protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.

Outlook keseluruhan netral dengan risiko likuiditas yang perlu diwaspadai mengingat kapitalisasi pasar yang relatif kecil. Peluang terbatas pada pertumbuhan adopsi jaringan, sementara volatilitas tinggi dan eksposur regulasi menjadi faktor risiko utama bagi investor.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

ARB
26% Beli74% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 61 Hari
D

Belum ada data sentimen.

Tentang Arbitrum

Arbitrum adalah solusi scaling Ethereum layer-2. Arbitrum menggunakan rollup optimis untuk mencapai tujuannya meningkatkan kecepatan, skalabilitas, dan efisiensi biaya pada Ethereum. Arbitrum mendapat manfaat dari keamanan dan kompatibilitas Ethereum. Manfaat lainnya adalah throughput yang lebih tinggi dan biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan Ethereum. Hal ini dimungkinkan berkat pemindahan sebagian besar komputasi dan beban penyimpanan secara off-chain. Token native Arbitrum disebut ARB dan digunakan untuk tata kelola. Offchain Labs, pengembang di belakang Arbitrum, mengumumkan peralihan ke struktur organisasi otonom terdesentralisasi (DAO) — Arbitrum DAO. Pemegang ARB dapat memberikan suara pada proposal yang memengaruhi fitur, peningkatan protokol, alokasi dana, dan pemilihan dewan keamanan.

Selengkapnya di halaman ARB

Tentang DAR Open Network

DAR Open Network dirancang sebagai framework terbuka untuk mendukung perkembangan aplikasi Web3 dengan teknologi canggih. Berperan sebagai lapisan dasar dalam blockchain, jaringan ini bertujuan untuk mendukung ekosistem yang dipimpin komunitas di mana aplikasi dapat berkembang dengan infrastruktur, sumber daya, dan pengalaman pengguna (user experience) yang saling terhubung.

Selengkapnya di halaman D