Perbedaan Arweave dan Neon EVM: Arweave diperdagangkan di Rp31.456 (kapitalisasi pasar Rp2,07T, volume 24 jam Rp57,88M), sedangkan Neon EVM diperdagangkan di Rp247,57 (kapitalisasi pasar Rp59,92M, volume 24 jam Rp2,27M). Perbedaan utamanya: Arweave jauh lebih besar — sekitar 34,5× kapitalisasi pasar Neon EVM, dan suplai beredar Arweave 65,7M / 66M AR (100%) dibanding 239,5M / 1B NEON (24%) milik Neon EVM. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Arweave selama 66 Hari dan Neon EVM selama 19 Hari.
| AR | NEON | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,07T | Rp59,92M |
Volume (24h) | Rp57,88M | Rp2,27M |
Suplai yang Beredar | 65,7M / 66M AR (100%) | 239,5M / 1B NEON (24%) |
Typical Hold Time | 66 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Arweave adalah jaringan penyimpanan terdesentralisasi yang berusaha menawarkan platform untuk penyimpanan data tanpa batas. Menggambarkan dirinya sebagai "hard drive yang dimiliki secara kolektif yang tidak pernah lupa," jaringan ini terutama menampung "permaweb" web permanen dan terdesentralisasi dengan sejumlah aplikasi dan platform berbasis komunitas.
Selengkapnya di halaman AR →Neon EVM adalah platform smart contract di Solana yang menggunakan konsensus proof-of-history untuk keamanan tambahan. Meski kadang mengalami downtime, solusi diperkirakan dalam enam bulan. Dengan lebih dari 200 proyek yang siap diluncurkan, termasuk proyek berbasis Ethereum seperti Curve dan Sobal, Neon EVM bertujuan meningkatkan interoperabilitas dan integrasi dengan alat Ethereum utama di masa depan.
Selengkapnya di halaman NEON →