Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Arweave dan Gram: Arweave diperdagangkan di Rp35.185 (kapitalisasi pasar Rp2,31T, volume 24 jam Rp203,11M), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp28.679 (kapitalisasi pasar Rp77,69T, volume 24 jam Rp2,01T). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 33,6× kapitalisasi pasar Arweave, dan suplai Arweave dibatasi (65,7M / 66M AR (100%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Arweave selama 64 Hari dan Gram selama 0 Hari.
| AR | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,31T | Rp77,69T |
Volume (24h) | Rp203,11M | Rp2,01T |
Suplai yang Beredar | 65,7M / 66M AR (100%) | 2,7B GRAM |
Typical Hold Time | 64 Hari | 0 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Arweave (AR) saat ini diperdagangkan di Rp35.079 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Token berada dekat dengan titik pivot Rp35.786, dengan support kuat di Rp34.974. Kapitalisasi pasar mencapai Rp2,32T dengan supply hampir penuh 65,7jt dari 66jt AR. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan baru-baru ini, namun ekosistem penyimpanan data terdesentralisasi terus berkembang.
Outlook keseluruhan netral-cenderung bearish dalam jangka pendek. Peluang utama terletak pada adopsi jaringan yang berkelanjutan untuk penyimpanan data permanen, sementara risiko termasuk volatilitas tinggi dan tekanan regulator terhadap crypto. Investor harus memantau level support kunci untuk konfirmasi arah selanjutnya.
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp28.713 dengan kapitalisasi pasar Rp77,12 triliun. Sinyal teknis menunjukkan netral dengan indikator moving average dan osilator yang berimbang. Harga berada di antara support S1 (Rp27.967) dan pivot point (Rp30.153), mengindikasikan konsolidasi jangka pendek. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat.
Outlook keseluruhan netral dengan potensi breakout jika harga mampu menembus resistance R1 (Rp31.301). Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan keterbatasan data fundamental. Investor perlu memantau volume perdagangan dan aktivitas on-chain untuk konfirmasi arah tren selanjutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Arweave adalah jaringan penyimpanan terdesentralisasi yang berusaha menawarkan platform untuk penyimpanan data tanpa batas. Menggambarkan dirinya sebagai "hard drive yang dimiliki secara kolektif yang tidak pernah lupa," jaringan ini terutama menampung "permaweb" web permanen dan terdesentralisasi dengan sejumlah aplikasi dan platform berbasis komunitas.
Selengkapnya di halaman AR →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →