Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Aptiv PLC dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF: Aptiv PLC diperdagangkan di $60,08 (kapitalisasi pasar $12,82B), sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF diperdagangkan di $57,67. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| APTV | SPUS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $12,82B | — |
Sektor | Consumer Cyclical | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $76,82 | $59,51 |
Terendah 52 Minggu | $52,57 | $45,08 |
Nilai Perusahaan | $19,53B | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
APTV diperdagangkan di $60.57, naik 1.19% dalam 24 jam. Secara teknis, sinyal bearish mendominasi dengan harga mendekati support kunci $59. Fundamental menunjukkan penurunan laba bersih tajam dari $1.8B (2024) menjadi $165M (2025), meski pendapatan tumbuh ke $20.4B. Rasio valuasi P/S 0.64 menarik, namun margin laba bersih tipis 1.77%. Berita terbaru menyoroti peluncuran teknologi otonom dan hasil Q2 2026 yang dijadwalkan 4 Agustus 2026 (Business Wire, 2026-07-07).
Outlook: Konsensus analis 'Buy' kuat (63.64%) dengan target harga $78.57 memberi potensi upside 30%, didukung pertumbuhan pendapatan dan inovasi produk. Risiko utama termasuk volatilitas laba, leverage tinggi (debt-to-asset 32.65%), dan tekanan persaingan. Investor perlu memantau pemulihan margin dan kinerja kuartal mendatang untuk konfirmasi tren positif.
SPUS diperdagangkan di $57.78, naik 0.56% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis keseluruhan bullish berdasarkan moving averages. ETF ini membayar dividen reguler $0.03 per saham, mencerminkan fokus pada pendapatan. Berita terkini menyoroti minat institusional yang meningkat, dengan Farther Finance Advisors LLC menambah kepemilikan pada kuartal keempat 2025.
Outlook untuk SPUS didukung oleh strategi dividen yang konsisten dan minat institusional, namun ketiadaan data rasio valuasi seperti P/E dan P/B membatasi penilaian fundamental. Risiko termasuk ketergantungan pada kinerja pasar ekuitas AS secara keseluruhan dan volatilitas sektor teknologi yang mendominasi.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Segmen solusi sinyal dan daya Aptiv memasok komponen dan sistem yang membentuk tulang punggung sistem kelistrikan kendaraan, termasuk rakitan kabel dan harness, konektor, pusat kelistrikan, dan sistem kelistrikan hybrid. Segmen keselamatan dan pengalaman pengguna tingkat lanjut menyediakan kontrol bodi, sistem infotainment dan konektivitas, elektronik keselamatan pasif dan aktif, teknologi bantuan pengemudi canggih, dan tampilan, serta pengembangan perangkat lunak untuk sistem ini. Pelanggan terbesar Aptiv adalah General Motors dengan sekitar 12% dari pendapatan 2021, termasuk penjualan ke usaha patungan Shanghai GM, diikuti oleh Stellantis sebesar 11%, dan Volkswagen sebesar 9%. Amerika Utara dan Eropa masing-masing mewakili sekitar 38% dan 33% dari total pendapatan 2019.
Selengkapnya di halaman APTV →SPUS melacak indeks berbobot kapitalisasi pasar dari saham-saham S&P 500 yang mematuhi hukum Syariah. ETF ini menyaring perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis non-syariah seperti alkohol, tembakau, perjudian, dan keuangan konvensional, serta mengecualikan sektor-sektor seperti Dirgantara & Pertahanan, dan Pemrosesan Data. Dengan berfokus pada saham ber-leverage rendah, SPUS memberikan investor eksposur yang sadar nilai dan selaras secara etika ke portofolio terdiversifikasi dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPUS →