Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Apollo Global Management Ord Shs dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF: Apollo Global Management Ord Shs diperdagangkan di $120 (kapitalisasi pasar $69,38B), sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF diperdagangkan di $57,6. Perbedaan utamanya: Apollo Global Management Ord Shs membagikan dividen 1,87%, sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| APO | SPUS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $69,38B | — |
Sektor | Financials | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $156,05 | $59,51 |
Terendah 52 Minggu | $100,30 | $45,08 |
Nilai Perusahaan | -$168,19B | — |
Imbal Hasil Dividen | 1,87% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
APO diperdagangkan di $120.34, naik 0.42% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish namun fundamental yang kuat. Perusahaan melampaui ekspektasi laba per saham (EPS) dalam tiga kuartal terakhir, dengan margin laba kotor 95.15% dan pendapatan $32.05 miliar pada 2025. Analis secara luas merekomendasikan beli (82.14%), dengan target harga konsensus $149.86. Berita terkini menyoroti tekanan likuiditas di pasar kredit swasta dan investigasi hukum potensial.
Outlook APO didukung oleh pertumbuhan pendapatan dan momentum pengumpulan dana, namun risiko likuiditas kredit swasta dan volatilitas pasar dapat membatasi kenaikan. Investor harus mempertimbangkan valuasi P/E yang tinggi (75.69) dan eksposur sektor alternatif yang sensitif terhadap kondisi ekonomi.
SPUS diperdagangkan di $57.78, naik 0.56% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis keseluruhan bullish berdasarkan moving averages. ETF ini membayar dividen reguler $0.03 per saham, mencerminkan fokus pada pendapatan. Berita terkini menyoroti minat institusional yang meningkat, dengan Farther Finance Advisors LLC menambah kepemilikan pada kuartal keempat 2025.
Outlook untuk SPUS didukung oleh strategi dividen yang konsisten dan minat institusional, namun ketiadaan data rasio valuasi seperti P/E dan P/B membatasi penilaian fundamental. Risiko termasuk ketergantungan pada kinerja pasar ekuitas AS secara keseluruhan dan volatilitas sektor teknologi yang mendominasi.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Apollo Global Management Inc adalah manajer investasi alternatif. Mereka melayani beragam sektor seperti bahan kimia, industri dan manufaktur, sumber daya alam, konsumer dan ritel, layanan konsumer, layanan bisnis, layanan finansial, wisata, serta media dan telekomunikasi dan teknologi. Perusahaan ini beroperasi dalam tiga segmen bisnis di antaranya Private Equity, Credit, dan Real Assets. Mereka paling banyak mendapat pemasukan dari segmen Credit dalam bentuk biaya. Segmen Credit umumnya berinvestasi pada instrumen utang terstruktur dan korporat non kontrol termasuk instrumen stressed dan distressed melintasi stuktur kapital. Itu termasuk Corporate Credit.
Selengkapnya di halaman APO →SPUS melacak indeks berbobot kapitalisasi pasar dari saham-saham S&P 500 yang mematuhi hukum Syariah. ETF ini menyaring perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis non-syariah seperti alkohol, tembakau, perjudian, dan keuangan konvensional, serta mengecualikan sektor-sektor seperti Dirgantara & Pertahanan, dan Pemrosesan Data. Dengan berfokus pada saham ber-leverage rendah, SPUS memberikan investor eksposur yang sadar nilai dan selaras secara etika ke portofolio terdiversifikasi dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPUS →