Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Apollo Global Management Ord Shs dan Snowflake Inc: Apollo Global Management Ord Shs diperdagangkan di $120 (kapitalisasi pasar $69,38B), sedangkan Snowflake Inc diperdagangkan di $263,11 (kapitalisasi pasar $90,62B). Perbedaan utamanya: Snowflake Inc lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Apollo Global Management Ord Shs membagikan dividen 1,87%, sedangkan Snowflake Inc tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| APO | SNOW | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $69,38B | $90,62B |
Sektor | Financials | Technology |
Tertinggi 52 Minggu | $156,05 | $280,16 |
Terendah 52 Minggu | $100,30 | $121,11 |
Nilai Perusahaan | -$168,19B | $90,44B |
Imbal Hasil Dividen | 1,87% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
APO diperdagangkan di $120.34, naik 0.42% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish namun fundamental yang kuat. Perusahaan melampaui ekspektasi laba per saham (EPS) dalam tiga kuartal terakhir, dengan margin laba kotor 95.15% dan pendapatan $32.05 miliar pada 2025. Analis secara luas merekomendasikan beli (82.14%), dengan target harga konsensus $149.86. Berita terkini menyoroti tekanan likuiditas di pasar kredit swasta dan investigasi hukum potensial.
Outlook APO didukung oleh pertumbuhan pendapatan dan momentum pengumpulan dana, namun risiko likuiditas kredit swasta dan volatilitas pasar dapat membatasi kenaikan. Investor harus mempertimbangkan valuasi P/E yang tinggi (75.69) dan eksposur sektor alternatif yang sensitif terhadap kondisi ekonomi.
SNOW diperdagangkan di $261.45, turun 2.26% dalam 24 jam, namun secara teknis masih bullish dengan momentum positif dari rata-rata bergerak. Perusahaan menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang kuat, mencapai $3.63 miliar pada 2025, meski masih mencatatkan kerugian bersih. Analis secara mayoritas memberikan rekomendasi beli (80.77%) dengan target harga konsensus $294.31, mencerminkan keyakinan pada prospek pertumbuhan platform data cloud dan AI.
Outlook SNOW didorong oleh adopsi AI Data Cloud dan pertumbuhan pendapatan yang konsisten, namun investor perlu waspada terhadap valuasi premium (P/S 17.7), margin profitabilitas negatif, dan persaingan ketat di sektor cloud. Risiko utama termasuk tekanan margin dan volatilitas pasar teknologi, meskipun sentimen analis yang kuat dan momentum bisnis memberikan potensi apresiasi jangka menengah.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Apollo Global Management Inc adalah manajer investasi alternatif. Mereka melayani beragam sektor seperti bahan kimia, industri dan manufaktur, sumber daya alam, konsumer dan ritel, layanan konsumer, layanan bisnis, layanan finansial, wisata, serta media dan telekomunikasi dan teknologi. Perusahaan ini beroperasi dalam tiga segmen bisnis di antaranya Private Equity, Credit, dan Real Assets. Mereka paling banyak mendapat pemasukan dari segmen Credit dalam bentuk biaya. Segmen Credit umumnya berinvestasi pada instrumen utang terstruktur dan korporat non kontrol termasuk instrumen stressed dan distressed melintasi stuktur kapital. Itu termasuk Corporate Credit.
Selengkapnya di halaman APO →Didirikan tahun 2012, Snowflake adalah perusahaan data lake, pergudangan, dan distribusi yang telah go public tahun 2020. Sampai saat ini, mereka telah memiliki 3000 pelanggan termasuk 30% dari perusahaan Fortune 500. Data lake Snowflake menyimpan data tidak tersusun dan semi tersusun yang dapat dianalisa dan diterjemahkan dalam gudang data mereka. Distribusi data Snowflake memungkinkan perusahaan dengan mudah membeli dan mencerna data secara hampir instan dibandingkan proses biasanya yang bisa memakan waktu bulanan. Secara umum, perusahaan ini dikenal dengan solusi yang dapat di-host pada berbagai cloud publik.
Selengkapnya di halaman SNOW →