Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Apollo Global Management Ord Shs dan iShares International Treasury Bond ETF: Apollo Global Management Ord Shs diperdagangkan di $120 (kapitalisasi pasar $69,38B), sedangkan iShares International Treasury Bond ETF diperdagangkan di $40,84. Perbedaan utamanya: Apollo Global Management Ord Shs membagikan dividen 1,87%, sedangkan iShares International Treasury Bond ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| APO | IGOV | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $69,38B | — |
Sektor | Financials | — |
Tertinggi 52 Minggu | $156,05 | $43,09 |
Terendah 52 Minggu | $100,30 | $40,54 |
Nilai Perusahaan | -$168,19B | — |
Imbal Hasil Dividen | 1,87% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
APO diperdagangkan di $120.34, naik 0.42% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish namun fundamental yang kuat. Perusahaan melampaui ekspektasi laba per saham (EPS) dalam tiga kuartal terakhir, dengan margin laba kotor 95.15% dan pendapatan $32.05 miliar pada 2025. Analis secara luas merekomendasikan beli (82.14%), dengan target harga konsensus $149.86. Berita terkini menyoroti tekanan likuiditas di pasar kredit swasta dan investigasi hukum potensial.
Outlook APO didukung oleh pertumbuhan pendapatan dan momentum pengumpulan dana, namun risiko likuiditas kredit swasta dan volatilitas pasar dapat membatasi kenaikan. Investor harus mempertimbangkan valuasi P/E yang tinggi (75.69) dan eksposur sektor alternatif yang sensitif terhadap kondisi ekonomi.
Saham IGOV diperdagangkan di $40.84 dengan kenaikan harian 0.22%, namun sinyal teknis menunjukkan tekanan bearish dengan 17 indikator jual versus 1 beli. Rasio keuangan utama seperti P/E dan P/B tidak tersedia dalam data yang diberikan, menandakan kebutuhan verifikasi lebih lanjut. Berita terkini dari Seeking Alpha (18 Mei 2026) menyoroti risiko penurunan akibat eksposur durasi tinggi pada obligasi internasional di tengah tekanan inflasi global.
Outlook saham ini menghadapi tantangan signifikan dari faktor makroekonomi, dengan risiko utama berupa kerugian modal dari kenaikan suku bunga. Investor perlu memantau laporan keuangan terbaru dan perkembangan kebijakan moneter global untuk menilai kelayakan investasi, mengingat sinyal teknis dan fundamental yang terbatas.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Apollo Global Management Inc adalah manajer investasi alternatif. Mereka melayani beragam sektor seperti bahan kimia, industri dan manufaktur, sumber daya alam, konsumer dan ritel, layanan konsumer, layanan bisnis, layanan finansial, wisata, serta media dan telekomunikasi dan teknologi. Perusahaan ini beroperasi dalam tiga segmen bisnis di antaranya Private Equity, Credit, dan Real Assets. Mereka paling banyak mendapat pemasukan dari segmen Credit dalam bentuk biaya. Segmen Credit umumnya berinvestasi pada instrumen utang terstruktur dan korporat non kontrol termasuk instrumen stressed dan distressed melintasi stuktur kapital. Itu termasuk Corporate Credit.
Selengkapnya di halaman APO →Reksa dana indeks ini akan menginvestasikan setidaknya 80% dari total asetnya dalam sekuritas dan akan menginvestasikan setidaknya 90% dari total asetnya dalam sekuritas pendapatan tetap dalam indeks target. Indeks target mengukur kinerja obligasi negara dengan suku bunga tetap, mata uang lokal, tingkat investasi, dari pasar negara maju tertentu. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman IGOV →