Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Apollo Global Management Ord Shs dan iShares Global Clean Energy ETF: Apollo Global Management Ord Shs diperdagangkan di $120 (kapitalisasi pasar $69,38B), sedangkan iShares Global Clean Energy ETF diperdagangkan di $19. Perbedaan utamanya: Apollo Global Management Ord Shs membagikan dividen 1,87%, sedangkan iShares Global Clean Energy ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| APO | ICLN | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $69,38B | — |
Sektor | Financials | — |
Tertinggi 52 Minggu | $156,05 | $23,75 |
Terendah 52 Minggu | $100,30 | $13,37 |
Nilai Perusahaan | -$168,19B | — |
Imbal Hasil Dividen | 1,87% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
APO diperdagangkan di $120.34, naik 0.42% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish namun fundamental yang kuat. Perusahaan melampaui ekspektasi laba per saham (EPS) dalam tiga kuartal terakhir, dengan margin laba kotor 95.15% dan pendapatan $32.05 miliar pada 2025. Analis secara luas merekomendasikan beli (82.14%), dengan target harga konsensus $149.86. Berita terkini menyoroti tekanan likuiditas di pasar kredit swasta dan investigasi hukum potensial.
Outlook APO didukung oleh pertumbuhan pendapatan dan momentum pengumpulan dana, namun risiko likuiditas kredit swasta dan volatilitas pasar dapat membatasi kenaikan. Investor harus mempertimbangkan valuasi P/E yang tinggi (75.69) dan eksposur sektor alternatif yang sensitif terhadap kondisi ekonomi.
ICLN (iShares Global Clean Energy ETF) diperdagangkan pada $19.25, turun 0.41% hari ini dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak. ETF ini menawarkan eksposur global ke 105 perusahaan energi bersih, namun data rasio keuangan seperti P/E dan margin laba tidak tersedia. Berita terkini menyoroti performa kuat YTD 2026, didorong oleh momentum AI dan harga energi global yang tinggi, meski menghadapi risiko regulasi AS.
Outlook ICLN didukung tren investasi hijau global dan target energi bersih China, namun tekanan teknis dan ketidakpastian kebijakan AS membawa risiko. Analis melihat koreksi 10% sebagai peluang beli, dengan pertumbuhan jangka panjang tetap menarik bagi investor yang toleran terhadap volatilitas sektor energi terbarukan.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Apollo Global Management Inc adalah manajer investasi alternatif. Mereka melayani beragam sektor seperti bahan kimia, industri dan manufaktur, sumber daya alam, konsumer dan ritel, layanan konsumer, layanan bisnis, layanan finansial, wisata, serta media dan telekomunikasi dan teknologi. Perusahaan ini beroperasi dalam tiga segmen bisnis di antaranya Private Equity, Credit, dan Real Assets. Mereka paling banyak mendapat pemasukan dari segmen Credit dalam bentuk biaya. Segmen Credit umumnya berinvestasi pada instrumen utang terstruktur dan korporat non kontrol termasuk instrumen stressed dan distressed melintasi stuktur kapital. Itu termasuk Corporate Credit.
Selengkapnya di halaman APO →Reksa dana indeks ini dirancang untuk mengikuti kinerja 100 perusahaan energi bersih. Reksa dana indeks ini menginvestasikan setidaknya 80% dari total asetnya dalam sekuritas dari indeks target. Reksa dana indeks ini juga berinvestasi sekitar 20% dari total asetnya dalam kontrak futures, trading option, dan kontrak swap, serta dalam bentuk uang tunai, serta sekuritas yang tidak termasuk dalam indeks target. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman ICLN →