Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Apollo Global Management Ord Shs dan Duke Energy Corp: Apollo Global Management Ord Shs diperdagangkan di $120 (kapitalisasi pasar $69,38B), sedangkan Duke Energy Corp diperdagangkan di $126,3 (kapitalisasi pasar $97,82B). Perbedaan utamanya: Duke Energy Corp lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Duke Energy Corp memberi dividen lebih tinggi (3,39%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| APO | DUK | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $69,38B | $97,82B |
Sektor | Financials | Utilities |
Tertinggi 52 Minggu | $156,05 | $133,46 |
Terendah 52 Minggu | $100,30 | $113,99 |
Nilai Perusahaan | -$168,19B | $187,87B |
Imbal Hasil Dividen | 1,87% | 3,39% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
APO diperdagangkan di $120.34, naik 0.42% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish namun fundamental yang kuat. Perusahaan melampaui ekspektasi laba per saham (EPS) dalam tiga kuartal terakhir, dengan margin laba kotor 95.15% dan pendapatan $32.05 miliar pada 2025. Analis secara luas merekomendasikan beli (82.14%), dengan target harga konsensus $149.86. Berita terkini menyoroti tekanan likuiditas di pasar kredit swasta dan investigasi hukum potensial.
Outlook APO didukung oleh pertumbuhan pendapatan dan momentum pengumpulan dana, namun risiko likuiditas kredit swasta dan volatilitas pasar dapat membatasi kenaikan. Investor harus mempertimbangkan valuasi P/E yang tinggi (75.69) dan eksposur sektor alternatif yang sensitif terhadap kondisi ekonomi.
DUK diperdagangkan di $125.48, naik 0.18% harian, dengan sinyal teknis bearish namun fundamental kuat. Laba bersih tumbuh menjadi $4.97 miliar pada 2025 dengan margin 15.49%, didukung pertumbuhan pendapatan konsisten. Analis memberikan konsensus harga target $137.67 dengan 40.63% rekomendasi beli. Perusahaan mengumumkan dividen $1.07 untuk H1-2026, mencerminkan stabilitas arus kas operasi $12.33 miliar.
Outlook positif didorong oleh permintaan energi dari data center AI dan investasi infrastruktur, namun risiko utang tinggi (debt-to-asset 46.17%) dan volatilitas sektor utilitas membatasi potensi kenaikan. Kinerja teknis yang lemah perlu diimbangi dengan fundamental solid untuk rebound berkelanjutan.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Apollo Global Management Inc adalah manajer investasi alternatif. Mereka melayani beragam sektor seperti bahan kimia, industri dan manufaktur, sumber daya alam, konsumer dan ritel, layanan konsumer, layanan bisnis, layanan finansial, wisata, serta media dan telekomunikasi dan teknologi. Perusahaan ini beroperasi dalam tiga segmen bisnis di antaranya Private Equity, Credit, dan Real Assets. Mereka paling banyak mendapat pemasukan dari segmen Credit dalam bentuk biaya. Segmen Credit umumnya berinvestasi pada instrumen utang terstruktur dan korporat non kontrol termasuk instrumen stressed dan distressed melintasi stuktur kapital. Itu termasuk Corporate Credit.
Selengkapnya di halaman APO →Duke Energy adalah salah satu utilitas terbesar di AS, dengan utilitas teregulasi di Carolina, Indiana, Florida, Ohio, dan Kentucky, yang telah menghantarkan listrik ke lebih dari 8 juta pelanggan. Utilitas gas alam mereka telah melayani lebih dari 1,5 juta pelanggan. Duke beroperasi dalam tiga segmen utama: utilitas dan infrastruktur listrik.
Selengkapnya di halaman DUK →