Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Apollo Global Management Ord Shs dan Invesco DB Oil Fund: Apollo Global Management Ord Shs diperdagangkan di $120 (kapitalisasi pasar $69,38B), sedangkan Invesco DB Oil Fund diperdagangkan di $18,1. Perbedaan utamanya: Apollo Global Management Ord Shs membagikan dividen 1,87%, sedangkan Invesco DB Oil Fund tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| APO | DBO | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $69,38B | — |
Sektor | Financials | Commodities - Energy |
Tertinggi 52 Minggu | $156,05 | $23,80 |
Terendah 52 Minggu | $100,30 | $11,98 |
Nilai Perusahaan | -$168,19B | — |
Imbal Hasil Dividen | 1,87% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
APO diperdagangkan di $120.34, naik 0.42% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish namun fundamental yang kuat. Perusahaan melampaui ekspektasi laba per saham (EPS) dalam tiga kuartal terakhir, dengan margin laba kotor 95.15% dan pendapatan $32.05 miliar pada 2025. Analis secara luas merekomendasikan beli (82.14%), dengan target harga konsensus $149.86. Berita terkini menyoroti tekanan likuiditas di pasar kredit swasta dan investigasi hukum potensial.
Outlook APO didukung oleh pertumbuhan pendapatan dan momentum pengumpulan dana, namun risiko likuiditas kredit swasta dan volatilitas pasar dapat membatasi kenaikan. Investor harus mempertimbangkan valuasi P/E yang tinggi (75.69) dan eksposur sektor alternatif yang sensitif terhadap kondisi ekonomi.
DBO diperdagangkan di $18.06 dengan penurunan 0.44% hari ini. Sinyal teknis netral dengan moving averages bearish menunjukkan tekanan jangka pendek. Berita energi global menunjukkan volatilitas tinggi akibat ketegangan geopolitik Timur Tengah, dengan larangan ekspor diesel Rusia dan eskalasi AS-Iran mempengaruhi pasar minyak. Fundamental perusahaan belum tersedia dalam data saat ini.
Outlook DBO terpengaruh dinamika harga minyak global. Peluang muncul dari potensi kenaikan harga energi, namun risiko geopolitik dan ketidakpastian permintaan China membayangi. Investor perlu memantau perkembangan supply-demand minyak dan laporan kuartalan perusahaan untuk penilaian fundamental yang lebih akurat.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Apollo Global Management Inc adalah manajer investasi alternatif. Mereka melayani beragam sektor seperti bahan kimia, industri dan manufaktur, sumber daya alam, konsumer dan ritel, layanan konsumer, layanan bisnis, layanan finansial, wisata, serta media dan telekomunikasi dan teknologi. Perusahaan ini beroperasi dalam tiga segmen bisnis di antaranya Private Equity, Credit, dan Real Assets. Mereka paling banyak mendapat pemasukan dari segmen Credit dalam bentuk biaya. Segmen Credit umumnya berinvestasi pada instrumen utang terstruktur dan korporat non kontrol termasuk instrumen stressed dan distressed melintasi stuktur kapital. Itu termasuk Corporate Credit.
Selengkapnya di halaman APO →DBO memberikan eksposur terhadap harga minyak mentah WTI melalui kontrak berjangka. ETF ini dirancang bagi investor yang ingin berinvestasi pada pasar bahan bakar fosil tanpa harus membeli minyak fisik secara langsung.
Selengkapnya di halaman DBO →