Perbedaan Apollo Global Management Ord Shs dan Franklin Resources, Inc.: Apollo Global Management Ord Shs diperdagangkan di $119,61 (kapitalisasi pasar $69,38B), sedangkan Franklin Resources, Inc. diperdagangkan di $33,39 (kapitalisasi pasar $17,41B). Perbedaan utamanya: Apollo Global Management Ord Shs jauh lebih besar — sekitar 4× kapitalisasi pasar Franklin Resources, Inc., dan Franklin Resources, Inc. memberi dividen lebih tinggi (3,94%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| APO | BEN | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $69,38B | $17,41B |
Sektor | Financials | Financials |
Tertinggi 52 Minggu | $156,05 | $34,44 |
Terendah 52 Minggu | $100,30 | $21,18 |
Nilai Perusahaan | -$168,19B | $29,23B |
Imbal Hasil Dividen | 1,87% | 3,94% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
APO diperdagangkan di $120.34, naik 0.42% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish namun fundamental yang kuat. Perusahaan melampaui ekspektasi laba per saham (EPS) dalam tiga kuartal terakhir, dengan margin laba kotor 95.15% dan pendapatan $32.05 miliar pada 2025. Analis secara luas merekomendasikan beli (82.14%), dengan target harga konsensus $149.86. Berita terkini menyoroti tekanan likuiditas di pasar kredit swasta dan investigasi hukum potensial.
Outlook APO didukung oleh pertumbuhan pendapatan dan momentum pengumpulan dana, namun risiko likuiditas kredit swasta dan volatilitas pasar dapat membatasi kenaikan. Investor harus mempertimbangkan valuasi P/E yang tinggi (75.69) dan eksposur sektor alternatif yang sensitif terhadap kondisi ekonomi.
BEN (Franklin Resources) diperdagangkan di $33.5, turun 0.53% hari ini, dengan sinyal teknis bullish didukung moving averages. Perusahaan menunjukkan pertumbuhan pendapatan menjadi $8.77B pada 2025 dan laba bersih $525M, dengan valuasi P/E 25.57. Aset kelolaan naik menjadi $1.79T pada Juni 2026 (Business Wire, 6 Juli 2026), didukung akuisisi digital asset dan momentum dividen $0.33 yang akan dibayar 10 Juli 2026.
Outlook positif dengan target konsensus analis $34.17, namun risiko termasuk volatilitas arus kas negatif $835M pada 2025 dan margin laba bersih yang fluktuatif. Peluang terletak pada ekspansi aset digital dan konsistensi laba kuartal yang mengungguli ekspektasi, sementara tekanan kompetisi sektor keuangan menjadi tantangan utama.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Apollo Global Management Inc adalah manajer investasi alternatif. Mereka melayani beragam sektor seperti bahan kimia, industri dan manufaktur, sumber daya alam, konsumer dan ritel, layanan konsumer, layanan bisnis, layanan finansial, wisata, serta media dan telekomunikasi dan teknologi. Perusahaan ini beroperasi dalam tiga segmen bisnis di antaranya Private Equity, Credit, dan Real Assets. Mereka paling banyak mendapat pemasukan dari segmen Credit dalam bentuk biaya. Segmen Credit umumnya berinvestasi pada instrumen utang terstruktur dan korporat non kontrol termasuk instrumen stressed dan distressed melintasi stuktur kapital. Itu termasuk Corporate Credit.
Selengkapnya di halaman APO →Franklin Resources menyediakan layanan investasi untuk investor individu dan institusi. Pada akhir Agustus 2022, Franklin memiliki $1.388 triliun dalam aset yang dikelola, yang terdiri dari ekuitas (32%), pendapatan tetap (38%), dana multi-aset/balanced (10%), alternatif (16%), dan uang dana pasar (4%). Distribusi cenderung lebih berbobot pada investor ritel (49% dari AUM investor), dibandingkan dengan klien institusional (49%) dan high-net-worth (2%). Franklin juga merupakan salah satu perusahaan global manajer aset berbasis di AS dengan lebih dari 35% AUM yang diinvestasikan dalam strategi global/internasional dan 25% aset terkelola bersumber dari klien yang berdomisili di luar Amerika Serikat.
Selengkapnya di halaman BEN →