Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Agung Podomoro Land Tbk (APLN) vs Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. (MAHA)

Agung Podomoro Land Tbk
Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Agung Podomoro Land Tbk dan Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk.: Agung Podomoro Land Tbk diperdagangkan di Rp126 (kapitalisasi pasar 3,25 T, volume 24 jam 165,58 jt), sedangkan Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. diperdagangkan di Rp139 (kapitalisasi pasar 2,32 T, volume 24 jam 1,76 jt). Perbedaan utamanya: Agung Podomoro Land Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Agung Podomoro Land Tbk lebih aktif diperdagangkan (165,58 jt vs 1,76 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

APLNMAHA
Kapitalisasi Pasar
3,25 T2,32 T
Volume
165,58 jt1,76 jt
Lot
1,66 jt17,58 rb
Perputaran
22,52 M243,3 jt
Harga Rata-rata
136138,37
Nilai Transaksi
22,52 M243,3 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
126139
Volume Ekuilibrium Indikatif
9,57 rb1

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

APLN
Lihat detail
MAHA
Lihat detail

Tentang Agung Podomoro Land Tbk

PT Agung Podomoro Land (the company) was established under its original name of PT Tiara Metropolitan Jaya base on notarial deed No.29 of Mrs Sri Laksmi Damayanti, S.H, dated on 30 Jul, 2004. The Companys articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 79 of Yulia, S.H., dated Jun 25, 2010, concerning among others, the change in the Company’s name, Par value and public offering.

Selengkapnya di halaman APLN

Tentang Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk.

PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. (the Company) is a limited liability company established in the Republic of Indonesia based on Notarial Deed of Julia Rochana Murat, S.H., No. 18 dated January 25, 1994. The Company started commercial activities in 1994.

Selengkapnya di halaman MAHA