Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Agung Podomoro Land Tbk (APLN) vs Indo American Seafoods Tbk. (ISEA)

Agung Podomoro Land Tbk
Indo American Seafoods Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Agung Podomoro Land Tbk dan Indo American Seafoods Tbk.: Agung Podomoro Land Tbk diperdagangkan di Rp126 (kapitalisasi pasar 3,25 T, volume 24 jam 165,58 jt), sedangkan Indo American Seafoods Tbk. diperdagangkan di Rp75 (kapitalisasi pasar 90,35 M, volume 24 jam 76,55 jt). Perbedaan utamanya: Agung Podomoro Land Tbk jauh lebih besar — sekitar 36× kapitalisasi pasar Indo American Seafoods Tbk., dan Agung Podomoro Land Tbk lebih aktif diperdagangkan (165,58 jt vs 76,55 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

APLNISEA
Kapitalisasi Pasar
3,25 T90,35 M
Volume
165,58 jt76,55 jt
Lot
1,66 jt765,46 rb
Perputaran
22,52 M6 M
Harga Rata-rata
13678,39
Nilai Transaksi
22,52 M6 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
12675
Volume Ekuilibrium Indikatif
9,57 rb6,2 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

APLN
Lihat detail
ISEA
Lihat detail

Tentang Agung Podomoro Land Tbk

PT Agung Podomoro Land (the company) was established under its original name of PT Tiara Metropolitan Jaya base on notarial deed No.29 of Mrs Sri Laksmi Damayanti, S.H, dated on 30 Jul, 2004. The Companys articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 79 of Yulia, S.H., dated Jun 25, 2010, concerning among others, the change in the Company’s name, Par value and public offering.

Selengkapnya di halaman APLN

Tentang Indo American Seafoods Tbk.

PT. Indo American Seafoods Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 5 dated April 6, 2006 of Akhmadi Dachlan, S.H., a public notary in Bandar Lampung. The Company started its commercial operations in 2006.

Selengkapnya di halaman ISEA