Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Agung Podomoro Land Tbk (APLN) vs Royalindo Investa Wijaya Tbk. (INDO)

Agung Podomoro Land Tbk
Royalindo Investa Wijaya Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Agung Podomoro Land Tbk dan Royalindo Investa Wijaya Tbk.: Agung Podomoro Land Tbk diperdagangkan di Rp126 (kapitalisasi pasar 3,25 T, volume 24 jam 165,58 jt), sedangkan Royalindo Investa Wijaya Tbk. diperdagangkan di Rp165 (kapitalisasi pasar 752,76 M, volume 24 jam 21,59 jt). Perbedaan utamanya: Agung Podomoro Land Tbk jauh lebih besar — sekitar 4,3× kapitalisasi pasar Royalindo Investa Wijaya Tbk., dan Agung Podomoro Land Tbk lebih aktif diperdagangkan (165,58 jt vs 21,59 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

APLNINDO
Kapitalisasi Pasar
3,25 T752,76 M
Volume
165,58 jt21,59 jt
Lot
1,66 jt215,9 rb
Perputaran
22,52 M3,56 M
Harga Rata-rata
136165,03
Nilai Transaksi
22,52 M3,56 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
126165
Volume Ekuilibrium Indikatif
9,57 rb321

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

APLN
Lihat detail
INDO
Lihat detail

Tentang Agung Podomoro Land Tbk

PT Agung Podomoro Land (the company) was established under its original name of PT Tiara Metropolitan Jaya base on notarial deed No.29 of Mrs Sri Laksmi Damayanti, S.H, dated on 30 Jul, 2004. The Companys articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 79 of Yulia, S.H., dated Jun 25, 2010, concerning among others, the change in the Company’s name, Par value and public offering.

Selengkapnya di halaman APLN

Tentang Royalindo Investa Wijaya Tbk.

PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 19 dated July 6, 2005 of Tse Min Suhardi, S.H., a public notary in Jakarta. The Company started its commercial operations in July 6, 2005.

Selengkapnya di halaman INDO