Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Agung Podomoro Land Tbk (APLN) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Agung Podomoro Land Tbk
Sumi Indo Kabel Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Agung Podomoro Land Tbk dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Agung Podomoro Land Tbk diperdagangkan di Rp126 (kapitalisasi pasar 3,25 T, volume 24 jam 165,58 jt), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp555 (kapitalisasi pasar 660,96 M, volume 24 jam 52 rb). Perbedaan utamanya: Agung Podomoro Land Tbk jauh lebih besar — sekitar 4,9× kapitalisasi pasar Sumi Indo Kabel Tbk., dan Agung Podomoro Land Tbk lebih aktif diperdagangkan (165,58 jt vs 52 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

APLNIKBI
Kapitalisasi Pasar
3,25 T660,96 M
Volume
165,58 jt52 rb
Lot
1,66 jt520
Perputaran
22,52 M28,5 jt
Harga Rata-rata
136548,09
Nilai Transaksi
22,52 M28,5 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
126555
Volume Ekuilibrium Indikatif
9,57 rb12

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

APLN
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Agung Podomoro Land Tbk

PT Agung Podomoro Land (the company) was established under its original name of PT Tiara Metropolitan Jaya base on notarial deed No.29 of Mrs Sri Laksmi Damayanti, S.H, dated on 30 Jul, 2004. The Companys articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 79 of Yulia, S.H., dated Jun 25, 2010, concerning among others, the change in the Company’s name, Par value and public offering.

Selengkapnya di halaman APLN

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI