Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Agung Podomoro Land Tbk (APLN) vs Bank Permata Tbk (BNLI)

Agung Podomoro Land Tbk
Bank Permata Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Agung Podomoro Land Tbk dan Bank Permata Tbk: Agung Podomoro Land Tbk diperdagangkan di Rp126 (kapitalisasi pasar 3,25 T, volume 24 jam 165,58 jt), sedangkan Bank Permata Tbk diperdagangkan di Rp2.410 (kapitalisasi pasar 86,68 T, volume 24 jam 19 rb). Perbedaan utamanya: Bank Permata Tbk jauh lebih besar — sekitar 26,7× kapitalisasi pasar Agung Podomoro Land Tbk, dan Agung Podomoro Land Tbk lebih aktif diperdagangkan (165,58 jt vs 19 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

APLNBNLI
Kapitalisasi Pasar
3,25 T86,68 T
Volume
165,58 jt19 rb
Lot
1,66 jt190
Perputaran
22,52 M45,96 jt
Harga Rata-rata
1362.418,95
Nilai Transaksi
22,52 M45,96 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1262.440
Volume Ekuilibrium Indikatif
9,57 rb4

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

APLN
Lihat detail
BNLI
Lihat detail

Tentang Agung Podomoro Land Tbk

PT Agung Podomoro Land (the company) was established under its original name of PT Tiara Metropolitan Jaya base on notarial deed No.29 of Mrs Sri Laksmi Damayanti, S.H, dated on 30 Jul, 2004. The Companys articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 79 of Yulia, S.H., dated Jun 25, 2010, concerning among others, the change in the Company’s name, Par value and public offering.

Selengkapnya di halaman APLN

Tentang Bank Permata Tbk

PT Bank Permata Tbk (formerly PT Bank Bali) was established in Indonesia on December 17, 1954, under the name of Bank Persatuan Dagang Indonesia, the bank changed to its present name in 1971. Bank Bali is Indonesia`s eighth largest private national. The majority of its clients are medium sized institutions.

Selengkapnya di halaman BNLI