Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Arita Prima Indonesia Tbk (APII) vs Selamat Sempurna Tbk (SMSM)

Arita Prima Indonesia Tbk
Selamat Sempurna Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Arita Prima Indonesia Tbk dan Selamat Sempurna Tbk: Arita Prima Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp182 (kapitalisasi pasar 200,09 M, volume 24 jam 17,2 rb), sedangkan Selamat Sempurna Tbk diperdagangkan di Rp1.675 (kapitalisasi pasar 9,59 T, volume 24 jam 524,3 rb). Perbedaan utamanya: Selamat Sempurna Tbk jauh lebih besar — sekitar 47,9× kapitalisasi pasar Arita Prima Indonesia Tbk, dan Selamat Sempurna Tbk lebih aktif diperdagangkan (524,3 rb vs 17,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

APIISMSM
Kapitalisasi Pasar
200,09 M9,59 T
Volume
17,2 rb524,3 rb
Lot
1725,24 rb
Perputaran
3,14 jt877,73 jt
Harga Rata-rata
182,511.674,1
Nilai Transaksi
3,14 jt877,73 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.675
Volume Ekuilibrium Indikatif
23

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

APII
Lihat detail
SMSM
Lihat detail

Tentang Arita Prima Indonesia Tbk

PT Arita Prima Indonesia Tbk (the Company) was established on October 5, 2000. Since its founding in 2000, the company initially marketed under the brand Arita valve products manufactured by Unimech Group, a multinational business group from Malaysia that specializes in construction services and valve manufacturers, as well as supporting products. The Company is the only company that was granted by the relevant manufacturers in the distribution and marketing in Indonesia, for valve products from leading manufacturers in the world with brands Arita from Malaysia, RK Marine from China, and KVC from Japan.

Selengkapnya di halaman APII

Tentang Selamat Sempurna Tbk

PT Selamat Sempurna Tbk (the Company) was established in Indonesia based on Notarial Deed No. 207 of Ridwan Suselo, S.H., dated January 19, 1976.

Selengkapnya di halaman SMSM