Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Arita Prima Indonesia Tbk (APII) vs Roda Vivatex Tbk (RDTX)

Arita Prima Indonesia Tbk
Roda Vivatex Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Arita Prima Indonesia Tbk dan Roda Vivatex Tbk: Arita Prima Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp182 (kapitalisasi pasar 200,09 M, volume 24 jam 17,2 rb), sedangkan Roda Vivatex Tbk diperdagangkan di Rp14.200 (kapitalisasi pasar 3,76 T, volume 24 jam 2,3 rb). Perbedaan utamanya: Roda Vivatex Tbk jauh lebih besar — sekitar 18,8× kapitalisasi pasar Arita Prima Indonesia Tbk, dan Arita Prima Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (17,2 rb vs 2,3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

APIIRDTX
Kapitalisasi Pasar
200,09 M3,76 T
Volume
17,2 rb2,3 rb
Lot
17223
Perputaran
3,14 jt32,34 jt
Harga Rata-rata
182,5114.060,87
Nilai Transaksi
3,14 jt32,34 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
14.000
Volume Ekuilibrium Indikatif
100

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

APII
Lihat detail
RDTX
Lihat detail

Tentang Arita Prima Indonesia Tbk

PT Arita Prima Indonesia Tbk (the Company) was established on October 5, 2000. Since its founding in 2000, the company initially marketed under the brand Arita valve products manufactured by Unimech Group, a multinational business group from Malaysia that specializes in construction services and valve manufacturers, as well as supporting products. The Company is the only company that was granted by the relevant manufacturers in the distribution and marketing in Indonesia, for valve products from leading manufacturers in the world with brands Arita from Malaysia, RK Marine from China, and KVC from Japan.

Selengkapnya di halaman APII

Tentang Roda Vivatex Tbk

PT. Roda Vivatex produces georgette, sateen, and palace fabrics. Established in September 27, 1980, the company started producing grey fabrics, and in 1984, it expanded to produce plain and printed fabrics.

Selengkapnya di halaman RDTX