Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Arita Prima Indonesia Tbk (APII) vs Paperocks Indonesia Tbk. (PPRI)

Arita Prima Indonesia TbkTrading
Paperocks Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Arita Prima Indonesia Tbk dan Paperocks Indonesia Tbk.: Arita Prima Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp191 (kapitalisasi pasar 205,47 M, volume 24 jam 15,6 rb), sedangkan Paperocks Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp145 (kapitalisasi pasar 156,95 M, volume 24 jam 137,2 rb). Perbedaan utamanya: Arita Prima Indonesia Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Paperocks Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (137,2 rb vs 15,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

APIIPPRI
Kapitalisasi Pasar
205,47 M156,95 M
Volume
15,6 rb137,2 rb
Lot
1561,37 rb
Perputaran
2,98 jt19,91 jt
Harga Rata-rata
190,8145,12
Nilai Transaksi
2,98 jt19,91 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
146
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,3 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

APII
Lihat detail
PPRI
Lihat detail

Tentang Arita Prima Indonesia Tbk

PT Arita Prima Indonesia Tbk (the Company) was established on October 5, 2000. Since its founding in 2000, the company initially marketed under the brand Arita valve products manufactured by Unimech Group, a multinational business group from Malaysia that specializes in construction services and valve manufacturers, as well as supporting products. The Company is the only company that was granted by the relevant manufacturers in the distribution and marketing in Indonesia, for valve products from leading manufacturers in the world with brands Arita from Malaysia, RK Marine from China, and KVC from Japan.

Selengkapnya di halaman APII

Tentang Paperocks Indonesia Tbk.

PT Paperocks Indonesia Tbk (the Company) was established on February 14, 2011 based on Notarial Deed No.65 of Buntario Tigris, S.H.,M.H., notary in Central Jakarta. The Company started its commercial operations in May 2011.

Selengkapnya di halaman PPRI