Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Arita Prima Indonesia Tbk (APII) vs Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC)

Arita Prima Indonesia TbkTrading
Indonesia Kendaraan Terminal TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Arita Prima Indonesia Tbk dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk: Arita Prima Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp191 (kapitalisasi pasar 205,47 M, volume 24 jam 15,6 rb), sedangkan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk diperdagangkan di Rp1.165 (kapitalisasi pasar 2,13 T, volume 24 jam 417,5 rb). Perbedaan utamanya: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk jauh lebih besar — sekitar 10,4× kapitalisasi pasar Arita Prima Indonesia Tbk, dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk lebih aktif diperdagangkan (417,5 rb vs 15,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

APIIIPCC
Kapitalisasi Pasar
205,47 M2,13 T
Volume
15,6 rb417,5 rb
Lot
1564,18 rb
Perputaran
2,98 jt484,68 jt
Harga Rata-rata
190,81.160,91
Nilai Transaksi
2,98 jt484,68 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.160
Volume Ekuilibrium Indikatif
495

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

APII
Lihat detail
IPCC
Lihat detail

Tentang Arita Prima Indonesia Tbk

PT Arita Prima Indonesia Tbk (the Company) was established on October 5, 2000. Since its founding in 2000, the company initially marketed under the brand Arita valve products manufactured by Unimech Group, a multinational business group from Malaysia that specializes in construction services and valve manufacturers, as well as supporting products. The Company is the only company that was granted by the relevant manufacturers in the distribution and marketing in Indonesia, for valve products from leading manufacturers in the world with brands Arita from Malaysia, RK Marine from China, and KVC from Japan.

Selengkapnya di halaman APII

Tentang Indonesia Kendaraan Terminal Tbk

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (“the Company”) was established based on November 05, 2012 by deed No. 10 of Yulianti Irawati SH., substitute of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. Prior to becoming a separate business entity, PT Indonesia Vehicle Terminal was only a strategic business unit called Tanjung Priok Car Terminal (TPT) under its Head Office and operated since June 2007.

Selengkapnya di halaman IPCC