Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Arita Prima Indonesia Tbk (APII) vs Inocycle Technology Group Tbk. (INOV)

Arita Prima Indonesia TbkTrading
Inocycle Technology Group Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Arita Prima Indonesia Tbk dan Inocycle Technology Group Tbk.: Arita Prima Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp187 (kapitalisasi pasar 205,47 M, volume 24 jam 90 rb), sedangkan Inocycle Technology Group Tbk. diperdagangkan di Rp144 (kapitalisasi pasar 262,19 M, volume 24 jam 1,26 jt). Perbedaan utamanya: Inocycle Technology Group Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Inocycle Technology Group Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,26 jt vs 90 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

APIIINOV
Kapitalisasi Pasar
205,47 M262,19 M
Volume
90 rb1,26 jt
Lot
90012,56 rb
Perputaran
17,08 jt182,53 jt
Harga Rata-rata
189,78145,36
Nilai Transaksi
17,08 jt182,53 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
144
Volume Ekuilibrium Indikatif
106

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

APII
Lihat detail
INOV
Lihat detail

Tentang Arita Prima Indonesia Tbk

PT Arita Prima Indonesia Tbk (the Company) was established on October 5, 2000. Since its founding in 2000, the company initially marketed under the brand Arita valve products manufactured by Unimech Group, a multinational business group from Malaysia that specializes in construction services and valve manufacturers, as well as supporting products. The Company is the only company that was granted by the relevant manufacturers in the distribution and marketing in Indonesia, for valve products from leading manufacturers in the world with brands Arita from Malaysia, RK Marine from China, and KVC from Japan.

Selengkapnya di halaman APII

Tentang Inocycle Technology Group Tbk.

PT Inocycle Technology Group Tbk (The Company) formerly known PT Hilon Felt (the “Company”) was established based on Deed of Establishment No. 35 dated 17 July 2001 which was made in the presence of Fransiscus Xaverius Budi Santoso Isbandi, S.H., a notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman INOV