Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Arita Prima Indonesia Tbk (APII) vs Indonesia Pondasi Raya Tbk. (IDPR)

Arita Prima Indonesia TbkTrading
Indonesia Pondasi Raya Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Arita Prima Indonesia Tbk dan Indonesia Pondasi Raya Tbk.: Arita Prima Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp191 (kapitalisasi pasar 205,47 M, volume 24 jam 15,6 rb), sedangkan Indonesia Pondasi Raya Tbk. diperdagangkan di Rp270 (kapitalisasi pasar 532,8 M, volume 24 jam 7,2 rb). Perbedaan utamanya: Indonesia Pondasi Raya Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Arita Prima Indonesia Tbk, dan Arita Prima Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (15,6 rb vs 7,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

APIIIDPR
Kapitalisasi Pasar
205,47 M532,8 M
Volume
15,6 rb7,2 rb
Lot
15672
Perputaran
2,98 jt1,95 jt
Harga Rata-rata
190,8270,14
Nilai Transaksi
2,98 jt1,95 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
272
Volume Ekuilibrium Indikatif
9

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

APII
Lihat detail
IDPR
Lihat detail

Tentang Arita Prima Indonesia Tbk

PT Arita Prima Indonesia Tbk (the Company) was established on October 5, 2000. Since its founding in 2000, the company initially marketed under the brand Arita valve products manufactured by Unimech Group, a multinational business group from Malaysia that specializes in construction services and valve manufacturers, as well as supporting products. The Company is the only company that was granted by the relevant manufacturers in the distribution and marketing in Indonesia, for valve products from leading manufacturers in the world with brands Arita from Malaysia, RK Marine from China, and KVC from Japan.

Selengkapnya di halaman APII

Tentang Indonesia Pondasi Raya Tbk.

PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (the Company) was established in Jakarta based on Notarial Deed Tan Thong Kie No. 18 dated 21 October 1977 and has been approved by the Ministry of Law in its decision letter No. Y.A 5/118/24 and was published in Supplement No. 430 of the State Gazette No. 49 dated 17 June 1980.

Selengkapnya di halaman IDPR