Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Arita Prima Indonesia Tbk (APII) vs Indo Boga Sukses Tbk. (IBOS)

Arita Prima Indonesia Tbk
Indo Boga Sukses Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Arita Prima Indonesia Tbk dan Indo Boga Sukses Tbk.: Arita Prima Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp182 (kapitalisasi pasar 200,09 M, volume 24 jam 17,2 rb), sedangkan Indo Boga Sukses Tbk. diperdagangkan di Rp70 (kapitalisasi pasar 564,61 M, volume 24 jam 1,75 jt). Perbedaan utamanya: Indo Boga Sukses Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Arita Prima Indonesia Tbk, dan Indo Boga Sukses Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,75 jt vs 17,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

APIIIBOS
Kapitalisasi Pasar
200,09 M564,61 M
Volume
17,2 rb1,75 jt
Lot
17217,48 rb
Perputaran
3,14 jt119,73 jt
Harga Rata-rata
182,5168,52
Nilai Transaksi
3,14 jt119,73 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
70
Volume Ekuilibrium Indikatif
1

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

APII
Lihat detail
IBOS
Lihat detail

Tentang Arita Prima Indonesia Tbk

PT Arita Prima Indonesia Tbk (the Company) was established on October 5, 2000. Since its founding in 2000, the company initially marketed under the brand Arita valve products manufactured by Unimech Group, a multinational business group from Malaysia that specializes in construction services and valve manufacturers, as well as supporting products. The Company is the only company that was granted by the relevant manufacturers in the distribution and marketing in Indonesia, for valve products from leading manufacturers in the world with brands Arita from Malaysia, RK Marine from China, and KVC from Japan.

Selengkapnya di halaman APII

Tentang Indo Boga Sukses Tbk.

PT Indo Boga Sukses Tbk (”the Company”) was established based on notarial deed No. 6 dated January 16, 2019 of Tabitha Sri Jeany, S.H, MKn., notary in Yogyakarta.

Selengkapnya di halaman IBOS