Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Arita Prima Indonesia Tbk (APII) vs Eratex Djaja Tbk. (ERTX)

Arita Prima Indonesia TbkTrading
Eratex Djaja Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Arita Prima Indonesia Tbk dan Eratex Djaja Tbk.: Arita Prima Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp187 (kapitalisasi pasar 205,47 M, volume 24 jam 90 rb), sedangkan Eratex Djaja Tbk. diperdagangkan di Rp190 (kapitalisasi pasar 243,16 M, volume 24 jam 377,8 rb). Perbedaan utamanya: Eratex Djaja Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Eratex Djaja Tbk. lebih aktif diperdagangkan (377,8 rb vs 90 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

APIIERTX
Kapitalisasi Pasar
205,47 M243,16 M
Volume
90 rb377,8 rb
Lot
9003,78 rb
Perputaran
17,08 jt71,67 jt
Harga Rata-rata
189,78189,69
Nilai Transaksi
17,08 jt71,67 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
190
Volume Ekuilibrium Indikatif
29

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

APII
Lihat detail
ERTX
Lihat detail

Tentang Arita Prima Indonesia Tbk

PT Arita Prima Indonesia Tbk (the Company) was established on October 5, 2000. Since its founding in 2000, the company initially marketed under the brand Arita valve products manufactured by Unimech Group, a multinational business group from Malaysia that specializes in construction services and valve manufacturers, as well as supporting products. The Company is the only company that was granted by the relevant manufacturers in the distribution and marketing in Indonesia, for valve products from leading manufacturers in the world with brands Arita from Malaysia, RK Marine from China, and KVC from Japan.

Selengkapnya di halaman APII

Tentang Eratex Djaja Tbk.

PT Eratex Djaja Tbk (the "Entity") was established in the framework of Foreign Capital Investment Law No.1, 1967 by Notarial Deed No.7 dated October 12, 1972 based on Deed prepared by Koerniatini Karim, Public Notary in Jakarta. Founded in 1972 as a joint venture company between PT Private Development Finance Company of Indonesia Ltd. and Limmen Investment Ltd., Unisouh Holding Ltd., Eastern Cotton Mills Ltd. Yarn spinning factory was built in 1973 on 17 ha of land in Probolinggo.

Selengkapnya di halaman ERTX