Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Arita Prima Indonesia Tbk (APII) vs Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA)

Arita Prima Indonesia TbkTrading
Bukit Uluwatu Villa TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Arita Prima Indonesia Tbk dan Bukit Uluwatu Villa Tbk: Arita Prima Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp187 (kapitalisasi pasar 205,47 M, volume 24 jam 90 rb), sedangkan Bukit Uluwatu Villa Tbk diperdagangkan di Rp725 (kapitalisasi pasar 18,59 T, volume 24 jam 72,39 jt). Perbedaan utamanya: Bukit Uluwatu Villa Tbk jauh lebih besar — sekitar 90,5× kapitalisasi pasar Arita Prima Indonesia Tbk, dan Bukit Uluwatu Villa Tbk lebih aktif diperdagangkan (72,39 jt vs 90 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

APIIBUVA
Kapitalisasi Pasar
205,47 M18,59 T
Volume
90 rb72,39 jt
Lot
900723,87 rb
Perputaran
17,08 jt53,33 M
Harga Rata-rata
189,78736,69
Nilai Transaksi
17,08 jt53,33 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
725
Volume Ekuilibrium Indikatif
12,22 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

APII
Lihat detail
BUVA
Lihat detail

Tentang Arita Prima Indonesia Tbk

PT Arita Prima Indonesia Tbk (the Company) was established on October 5, 2000. Since its founding in 2000, the company initially marketed under the brand Arita valve products manufactured by Unimech Group, a multinational business group from Malaysia that specializes in construction services and valve manufacturers, as well as supporting products. The Company is the only company that was granted by the relevant manufacturers in the distribution and marketing in Indonesia, for valve products from leading manufacturers in the world with brands Arita from Malaysia, RK Marine from China, and KVC from Japan.

Selengkapnya di halaman APII

Tentang Bukit Uluwatu Villa Tbk

PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (the “Company”) was established in the Republic of Indonesia on December 15, 2000 based on the Notarial Deed No. 53 of Sugito Tedjamulja, S.H.. The Company’s status has been changed from foreign investment company (PMA) to domestic investment company (PMDN).

Selengkapnya di halaman BUVA