Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Arita Prima Indonesia Tbk (APII) vs Bank Maspion Indonesia Tbk. (BMAS)

Arita Prima Indonesia TbkTrading
Bank Maspion Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Arita Prima Indonesia Tbk dan Bank Maspion Indonesia Tbk.: Arita Prima Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp191 (kapitalisasi pasar 205,47 M, volume 24 jam 16,4 rb), sedangkan Bank Maspion Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp492 (kapitalisasi pasar 8,96 T, volume 24 jam 36,2 rb). Perbedaan utamanya: Bank Maspion Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 43,6× kapitalisasi pasar Arita Prima Indonesia Tbk, dan Bank Maspion Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (36,2 rb vs 16,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

APIIBMAS
Kapitalisasi Pasar
205,47 M8,96 T
Volume
16,4 rb36,2 rb
Lot
164362
Perputaran
3,13 jt17,92 jt
Harga Rata-rata
190,81495,06
Nilai Transaksi
3,13 jt17,92 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
505
Volume Ekuilibrium Indikatif
200

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

APII
Lihat detail
BMAS
Lihat detail

Tentang Arita Prima Indonesia Tbk

PT Arita Prima Indonesia Tbk (the Company) was established on October 5, 2000. Since its founding in 2000, the company initially marketed under the brand Arita valve products manufactured by Unimech Group, a multinational business group from Malaysia that specializes in construction services and valve manufacturers, as well as supporting products. The Company is the only company that was granted by the relevant manufacturers in the distribution and marketing in Indonesia, for valve products from leading manufacturers in the world with brands Arita from Malaysia, RK Marine from China, and KVC from Japan.

Selengkapnya di halaman APII

Tentang Bank Maspion Indonesia Tbk.

PT Bank Maspion Indonesia Tbk (the Bank) was established on November 6, 1989 based on Notarial Deed No. 68 of Soetjipto, S.H., which was amended by Notarial Deed No. 49 dated December 5, 1989 of the same notary. The Bank started its commercial operations in 1990. As of December 31, 2012, the Bank has 10 domestic branches, 27 sub-branches, 10 cash offices and 45 Automatic Teller Machines (ATMs) located at Surabaya, Jakarta, Semarang, Denpasar, Medan, Bandung, Makassar, Malang, Solo and Purwokerto.

Selengkapnya di halaman BMAS