Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) vs Timah Tbk. (TINS)

Pacific Strategic Financial Tbk
Timah Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Pacific Strategic Financial Tbk dan Timah Tbk.: Pacific Strategic Financial Tbk diperdagangkan di Rp655 (kapitalisasi pasar 8,12 T, volume 24 jam 1,24 jt), sedangkan Timah Tbk. diperdagangkan di Rp3.300 (kapitalisasi pasar 25,69 T, volume 24 jam 21,58 jt). Perbedaan utamanya: Timah Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar Pacific Strategic Financial Tbk, dan Timah Tbk. lebih aktif diperdagangkan (21,58 jt vs 1,24 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

APICTINS
Kapitalisasi Pasar
8,12 T25,69 T
Volume
1,24 jt21,58 jt
Lot
12,43 rb215,8 rb
Perputaran
821,12 jt73,05 M
Harga Rata-rata
660,433.385
Nilai Transaksi
821,12 jt73,05 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
6553.300
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,37 rb11,01 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

APIC
Lihat detail
TINS
Lihat detail

Tentang Pacific Strategic Financial Tbk

Founded in Jakarta on February 22nd 1989 as PT. Citramas Securindo. Name changed to be PT. Arta Pacific Securities on July 4th 2000. Conduct as broker dealer and underwriter in capital market.

Selengkapnya di halaman APIC

Tentang Timah Tbk.

PT Timah Tbk (Company) was officially establish by Imas Fatimah, SH by Notarial Deed No.1 dated 2 August 1976. The Company represents a merger of three Dutch Mining companies with operations in Indonesia. The Company’s registration statement in offer 50.330.000 new B class shares at par value of Rp. 500 per share in Indonesia was effective on 27 September 1995. In relation to the offering the new shares, the Government of the Republic of Indonesia also offered 125,825,000 B class shares which were represented by 12,582,500 GDR (each GDR representing 10 B class shares) to the public outside Indonesia. Gross profit for 1999 stand at Rp 751 billion, a figure 45% lower than that achieved in 1998, when gross profits reached Rp 1,362 billion.

Selengkapnya di halaman TINS