Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) vs Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS)

Pacific Strategic Financial Tbk
Merdeka Gold Resources Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Pacific Strategic Financial Tbk dan Merdeka Gold Resources Tbk.: Pacific Strategic Financial Tbk diperdagangkan di Rp655 (kapitalisasi pasar 8,12 T, volume 24 jam 1,24 jt), sedangkan Merdeka Gold Resources Tbk. diperdagangkan di Rp5.550 (kapitalisasi pasar 83,97 T, volume 24 jam 8,25 jt). Perbedaan utamanya: Merdeka Gold Resources Tbk. jauh lebih besar — sekitar 10,3× kapitalisasi pasar Pacific Strategic Financial Tbk, dan Merdeka Gold Resources Tbk. lebih aktif diperdagangkan (8,25 jt vs 1,24 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

APICEMAS
Kapitalisasi Pasar
8,12 T83,97 T
Volume
1,24 jt8,25 jt
Lot
12,43 rb82,47 rb
Perputaran
821,12 jt46,03 M
Harga Rata-rata
660,435.581,36
Nilai Transaksi
821,12 jt46,03 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
6555.550
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,37 rb6,09 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

APIC
Lihat detail
EMAS
Lihat detail

Tentang Pacific Strategic Financial Tbk

Founded in Jakarta on February 22nd 1989 as PT. Citramas Securindo. Name changed to be PT. Arta Pacific Securities on July 4th 2000. Conduct as broker dealer and underwriter in capital market.

Selengkapnya di halaman APIC

Tentang Merdeka Gold Resources Tbk.

PT Merdeka Gold Resources Tbk (formerly PT Pani Bersama Jaya) (the Company), was established in Republic of Indonesia based on Deed of Establishment No. 87 dated 20 November 2015 made before Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., Notary in North Jakarta. The ultimate parent entity of the Company is PT Merdeka Copper Gold Tbk (MCG). Meanwhile, MCG is jointly controlled by PT Provident Capital Indonesia and PT Saratoga Investama Sedaya Tbk, which are respectively controlled by Winato Kartono and Edwin Soeryadjaya.

Selengkapnya di halaman EMAS