Perbedaan API3 dan Onyxcoin: API3 diperdagangkan di Rp3.348 (kapitalisasi pasar Rp291,39M, volume 24 jam Rp96,59M), sedangkan Onyxcoin diperdagangkan di Rp53,01 (kapitalisasi pasar Rp2,07T, volume 24 jam Rp53,58M). Perbedaan utamanya: Onyxcoin jauh lebih besar — sekitar 7,1× kapitalisasi pasar API3, dan suplai Onyxcoin dibatasi (39,1B / 68,9B XCN (57%)), sedangkan API3 terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan API3 selama 41 Hari dan Onyxcoin selama 10 Hari.
| API3 | XCN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp291,39M | Rp2,07T |
Volume (24h) | Rp96,59M | Rp53,58M |
Suplai yang Beredar | 86,4M API3 | 39,1B / 68,9B XCN (57%) |
Typical Hold Time | 41 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
API3 merupakan token ERC-20 yang berbasis di blockchain Ethereum. Tujuan API3 adalah untuk menyediakan versi API terdesentralisasi yang akan dibangun, dikelola, dan dimonetisasi. Untuk mencapai status terdesentralisasi sepenuhnya, insentif dari para partisipan disesuaikan melalui tata kelola, keamanan, dan utilitas value capture dari token API3. Proyek ini memiliki model tata kelola yang terbuka dan langsung, di mana pemegang token API3 bisa staking untuk mendapatkan keuntungan hak voting langsung di DAO API3.
Selengkapnya di halaman API3 →Onyxcoin adalah mata uang crypto multifungsi yang mendukung layanan keuangan terdesentralisasi di ekosistem Onyx Protocol. XCN menggabungkan hak tata kelola dengan utilitas transaksi, memungkinkan pengguna melakukan voting dan membayar biaya jaringan. Token ini memiliki mekanisme deflasi untuk mendukung nilai protokol jangka panjang.
Selengkapnya di halaman XCN →