Perbedaan API3 dan Tether Gold: API3 diperdagangkan di Rp3.348 (kapitalisasi pasar Rp288,74M, volume 24 jam Rp95,59M), sedangkan Tether Gold diperdagangkan di Rp78.315.126 (kapitalisasi pasar Rp48,01T, volume 24 jam Rp4,54T). Perbedaan utamanya: Tether Gold jauh lebih besar — sekitar 166,3× kapitalisasi pasar API3, dan suplai beredar API3 86,4M API3 dibanding 612,8K XAUT milik Tether Gold. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan API3 selama 41 Hari dan Tether Gold selama 40 Hari.
| API3 | XAUT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp288,74M | Rp48,01T |
Volume (24h) | Rp95,59M | Rp4,54T |
Suplai yang Beredar | 86,4M API3 | 612,8K XAUT |
Typical Hold Time | 41 Hari | 40 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
API3 merupakan token ERC-20 yang berbasis di blockchain Ethereum. Tujuan API3 adalah untuk menyediakan versi API terdesentralisasi yang akan dibangun, dikelola, dan dimonetisasi. Untuk mencapai status terdesentralisasi sepenuhnya, insentif dari para partisipan disesuaikan melalui tata kelola, keamanan, dan utilitas value capture dari token API3. Proyek ini memiliki model tata kelola yang terbuka dan langsung, di mana pemegang token API3 bisa staking untuk mendapatkan keuntungan hak voting langsung di DAO API3.
Selengkapnya di halaman API3 →Tether Gold adalah stablecoin yang mewakili kepemilikan satu troy ons emas murni dalam bentuk emas batangan fisik yang memenuhi standar Good Delivery dari London Bullion Market Association (LBMA), dengan rasio 1:1. Tether Gold memberikan akses kepemilikan emas fisik melalui stablecoin, sekaligus menghilangkan kelemahan umum seperti biaya penyimpanan tinggi dan akses yang terbatas.
Selengkapnya di halaman XAUT →