Perbedaan API3 dan Anoma: API3 diperdagangkan di Rp3.371 (kapitalisasi pasar Rp290,6M, volume 24 jam Rp95,5M), sedangkan Anoma diperdagangkan di Rp190,43 (kapitalisasi pasar Rp474,02M, volume 24 jam Rp68,83M). Perbedaan utamanya: Anoma lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Anoma dibatasi (2,5B / 10B XAN (25%)), sedangkan API3 terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan API3 selama 41 Hari dan Anoma selama 4 Hari.
| API3 | XAN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp290,6M | Rp474,02M |
Volume (24h) | Rp95,5M | Rp68,83M |
Suplai yang Beredar | 86,4M API3 | 2,5B / 10B XAN (25%) |
Typical Hold Time | 41 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
API3 merupakan token ERC-20 yang berbasis di blockchain Ethereum. Tujuan API3 adalah untuk menyediakan versi API terdesentralisasi yang akan dibangun, dikelola, dan dimonetisasi. Untuk mencapai status terdesentralisasi sepenuhnya, insentif dari para partisipan disesuaikan melalui tata kelola, keamanan, dan utilitas value capture dari token API3. Proyek ini memiliki model tata kelola yang terbuka dan langsung, di mana pemegang token API3 bisa staking untuk mendapatkan keuntungan hak voting langsung di DAO API3.
Selengkapnya di halaman API3 →Anoma adalah sistem operasi terdesentralisasi yang memungkinkan pengembang membangun satu aplikasi yang dapat berjalan di berbagai blockchain. Arsitektur intent-centric-nya menyederhanakan kompleksitas infrastruktur, meningkatkan efisiensi pengembangan dan pengalaman pengguna. Anoma mendukung lapisan aplikasi terpadu yang membawa fungsi Web3 lebih dekat dengan kualitas pengalaman Web2.
Selengkapnya di halaman XAN →