Perbedaan API3 dan Xai: API3 diperdagangkan di Rp3.316 (kapitalisasi pasar Rp288,74M, volume 24 jam Rp95,59M), sedangkan Xai diperdagangkan di Rp111,64 (kapitalisasi pasar Rp233,06M, volume 24 jam Rp94,41M). Perbedaan utamanya: API3 lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Xai dibatasi (2,1B / 2,5B XAI (84%)), sedangkan API3 terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan API3 selama 41 Hari dan Xai selama 57 Hari.
| API3 | XAI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp288,74M | Rp233,06M |
Volume (24h) | Rp95,59M | Rp94,41M |
Suplai yang Beredar | 86,4M API3 | 2,1B / 2,5B XAI (84%) |
Typical Hold Time | 41 Hari | 57 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
API3 merupakan token ERC-20 yang berbasis di blockchain Ethereum. Tujuan API3 adalah untuk menyediakan versi API terdesentralisasi yang akan dibangun, dikelola, dan dimonetisasi. Untuk mencapai status terdesentralisasi sepenuhnya, insentif dari para partisipan disesuaikan melalui tata kelola, keamanan, dan utilitas value capture dari token API3. Proyek ini memiliki model tata kelola yang terbuka dan langsung, di mana pemegang token API3 bisa staking untuk mendapatkan keuntungan hak voting langsung di DAO API3.
Selengkapnya di halaman API3 →Xai dikembangkan untuk memungkinkan ekonomi nyata dan perdagangan terbuka di video game. Dengan Xai, miliaran gamer berpotensi bisa memiliki dan menukar item dalam game untuk pertama kalinya, tanpa perlu menggunakan crypto-wallet. Siapa pun bisa mendukung jaringan Xai dengan mengoperasikan sebuah node yang memungkinkan mereka menerima reward dan berpartisipasi dalam tata kelola. Xai dikembangkan oleh Offchain Labs dengan memanfaatkan teknologi Arbitrum.
Selengkapnya di halaman XAI →