Perbedaan API3 dan VeThor Token: API3 diperdagangkan di Rp3.391 (kapitalisasi pasar Rp291,56M, volume 24 jam Rp93,99M), sedangkan VeThor Token diperdagangkan di Rp5,79 (kapitalisasi pasar Rp593,54M, volume 24 jam Rp13,48M). Perbedaan utamanya: VeThor Token jauh lebih besar — sekitar 2× kapitalisasi pasar API3, dan suplai beredar API3 86,4M API3 dibanding 102,2B VTHO milik VeThor Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan API3 selama 41 Hari dan VeThor Token selama 42 Hari.
| API3 | VTHO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp291,56M | Rp593,54M |
Volume (24h) | Rp93,99M | Rp13,48M |
Suplai yang Beredar | 86,4M API3 | 102,2B VTHO |
Typical Hold Time | 41 Hari | 42 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
API3 merupakan token ERC-20 yang berbasis di blockchain Ethereum. Tujuan API3 adalah untuk menyediakan versi API terdesentralisasi yang akan dibangun, dikelola, dan dimonetisasi. Untuk mencapai status terdesentralisasi sepenuhnya, insentif dari para partisipan disesuaikan melalui tata kelola, keamanan, dan utilitas value capture dari token API3. Proyek ini memiliki model tata kelola yang terbuka dan langsung, di mana pemegang token API3 bisa staking untuk mendapatkan keuntungan hak voting langsung di DAO API3.
Selengkapnya di halaman API3 →VeThor Token adalah salah satu dari dua token yang digunakan oleh blockchain publik VeChainThor. VeChain awalnya diluncurkan pada tahun 2015, namun mengalami proses rebranding yang cukup besar pada tahun 2018. Meskipun VeChain Token (VET) adalah token native di platform, VeThor Token (VTHO) memainkan peran penting dalam fungsi keseluruhan blockchain.
Selengkapnya di halaman VTHO →