Perbedaan API3 dan Victoria VR: API3 diperdagangkan di Rp3.391 (kapitalisasi pasar Rp291,56M, volume 24 jam Rp93,99M), sedangkan Victoria VR diperdagangkan di Rp26,99 (kapitalisasi pasar Rp453,11M, volume 24 jam Rp36,81M). Perbedaan utamanya: Victoria VR lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Victoria VR dibatasi (16,8B / 16,8B VR (100%)), sedangkan API3 terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan API3 selama 41 Hari dan Victoria VR selama 8 Hari.
| API3 | VR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp291,56M | Rp453,11M |
Volume (24h) | Rp93,99M | Rp36,81M |
Suplai yang Beredar | 86,4M API3 | 16,8B / 16,8B VR (100%) |
Typical Hold Time | 41 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
API3 merupakan token ERC-20 yang berbasis di blockchain Ethereum. Tujuan API3 adalah untuk menyediakan versi API terdesentralisasi yang akan dibangun, dikelola, dan dimonetisasi. Untuk mencapai status terdesentralisasi sepenuhnya, insentif dari para partisipan disesuaikan melalui tata kelola, keamanan, dan utilitas value capture dari token API3. Proyek ini memiliki model tata kelola yang terbuka dan langsung, di mana pemegang token API3 bisa staking untuk mendapatkan keuntungan hak voting langsung di DAO API3.
Selengkapnya di halaman API3 →Victoria VR adalah dunia realitas virtual (VR) multiplayer masif yang dibangun dengan grafis realistis di atas blockchain. Ekosistem ini menawarkan lingkungan imersif untuk gaming, sosial, dan perdagangan virtual. VR adalah token asli yang digunakan untuk semua transaksi dalam game, pembelian aset, serta staking.
Selengkapnya di halaman VR →