Perbedaan API3 dan Telcoin: API3 diperdagangkan di Rp3.373 (kapitalisasi pasar Rp292,52M, volume 24 jam Rp94,19M), sedangkan Telcoin diperdagangkan di Rp27,95 (kapitalisasi pasar Rp2,69T, volume 24 jam Rp19,28M). Perbedaan utamanya: Telcoin jauh lebih besar — sekitar 9,2× kapitalisasi pasar API3, dan suplai Telcoin dibatasi (96,1B / 100B TEL (97%)), sedangkan API3 terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan API3 selama 41 Hari dan Telcoin selama 12 Hari.
| API3 | TEL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp292,52M | Rp2,69T |
Volume (24h) | Rp94,19M | Rp19,28M |
Suplai yang Beredar | 86,4M API3 | 96,1B / 100B TEL (97%) |
Typical Hold Time | 41 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
API3 merupakan token ERC-20 yang berbasis di blockchain Ethereum. Tujuan API3 adalah untuk menyediakan versi API terdesentralisasi yang akan dibangun, dikelola, dan dimonetisasi. Untuk mencapai status terdesentralisasi sepenuhnya, insentif dari para partisipan disesuaikan melalui tata kelola, keamanan, dan utilitas value capture dari token API3. Proyek ini memiliki model tata kelola yang terbuka dan langsung, di mana pemegang token API3 bisa staking untuk mendapatkan keuntungan hak voting langsung di DAO API3.
Selengkapnya di halaman API3 →Telcoin, diluncurkan pada 2017 dan dikelola oleh Telcoin Association, adalah fintech yang beroperasi di 171 negara. Menggabungkan blockchain, telekomunikasi, dan perbankan digital untuk menyediakan layanan keuangan terjangkau. Dompet Telcoin mendukung lebih dari 100 aset digital dan memfasilitasi pengiriman uang global. Telcoin diatur sebagai Virtual Asset Service Provider di UE dan Argentina, Major Payment Institution di Singapura, dan Money Services Business di beberapa negara.
Selengkapnya di halaman TEL →