Perbedaan API3 dan Raydium: API3 diperdagangkan di Rp3.402 (kapitalisasi pasar Rp291,23M, volume 24 jam Rp108,9M), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp11.265 (kapitalisasi pasar Rp3,06T, volume 24 jam Rp110,36M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 10,5× kapitalisasi pasar API3, dan suplai Raydium dibatasi (269,5M / 555M RAY (49%)), sedangkan API3 terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan API3 selama 41 Hari dan Raydium selama 25 Hari.
| API3 | RAY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp291,23M | Rp3,06T |
Volume (24h) | Rp108,9M | Rp110,36M |
Suplai yang Beredar | 86,4M API3 | 269,5M / 555M RAY (49%) |
Typical Hold Time | 41 Hari | 25 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
API3 saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp3.417, di bawah pivot point Rp3.431. Sinyal teknis menunjukkan tekanan jual yang kuat dengan 14 sinyal jual vs 2 beli. Market cap mencapai Rp296,33 juta dengan supply beredar 86,4 juta token. Hold time rata-rata 41 hari menunjukkan holding pattern jangka menengah.
Outlook: Bearish jangka pendek dengan support kunci di Rp3.263. Risiko volatilitas tinggi namun peluang rebound jika bertahan di atas support. Perhatian pada volume trading dan perkembangan ekosistem oracle yang menjadi core utility token ini.
RAY saat ini diperdagangkan di Rp11.288 dengan sinyal teknis bullish secara keseluruhan, meskipun rata-rata bergerak menunjukkan tekanan jual. Token ini telah mencapai volume perdagangan kumulatif lebih dari Rp1.000 triliun setelah listing di Robinhood dan Revolut, menunjukkan adopsi yang kuat. Pivot point kunci berada di Rp11.324 dengan support terdekat di Rp11.252.
Outlook jangka pendek positif didukung momentum volume tinggi dan integrasi SpaceX IPO, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi dan risiko teknis jaringan Solana. Peluang utama terletak pada pertumbuhan ekosistem DeFi, sementara risiko termasuk fluktuasi pasar kripto yang cepat.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
API3 merupakan token ERC-20 yang berbasis di blockchain Ethereum. Tujuan API3 adalah untuk menyediakan versi API terdesentralisasi yang akan dibangun, dikelola, dan dimonetisasi. Untuk mencapai status terdesentralisasi sepenuhnya, insentif dari para partisipan disesuaikan melalui tata kelola, keamanan, dan utilitas value capture dari token API3. Proyek ini memiliki model tata kelola yang terbuka dan langsung, di mana pemegang token API3 bisa staking untuk mendapatkan keuntungan hak voting langsung di DAO API3.
Selengkapnya di halaman API3 →Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →