Perbedaan API3 dan SuperRare: API3 diperdagangkan di Rp3.375 (kapitalisasi pasar Rp292,52M, volume 24 jam Rp94,19M), sedangkan SuperRare diperdagangkan di Rp230,57 (kapitalisasi pasar Rp191,48M, volume 24 jam Rp871,52M). Perbedaan utamanya: API3 lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai SuperRare dibatasi (825,5M / 1B RARE (83%)), sedangkan API3 terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan API3 selama 41 Hari dan SuperRare selama 32 Hari.
| API3 | RARE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp292,52M | Rp191,48M |
Volume (24h) | Rp94,19M | Rp871,52M |
Suplai yang Beredar | 86,4M API3 | 825,5M / 1B RARE (83%) |
Typical Hold Time | 41 Hari | 32 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
API3 merupakan token ERC-20 yang berbasis di blockchain Ethereum. Tujuan API3 adalah untuk menyediakan versi API terdesentralisasi yang akan dibangun, dikelola, dan dimonetisasi. Untuk mencapai status terdesentralisasi sepenuhnya, insentif dari para partisipan disesuaikan melalui tata kelola, keamanan, dan utilitas value capture dari token API3. Proyek ini memiliki model tata kelola yang terbuka dan langsung, di mana pemegang token API3 bisa staking untuk mendapatkan keuntungan hak voting langsung di DAO API3.
Selengkapnya di halaman API3 →SuperRare adalah pasar seni on-chain terkemuka dengan total penjualan lebih dari US$300 juta dan US$180 juta yang diperoleh oleh para artis. Sebagai salah satu pionir royalti artis perpetual, SuperRare berusaha untuk meningkatkan penemuan sambil mendesentralisasi pasar seni. Inti dari SuperRare adalah $RARE, sebuah token yang menawarkan utilitas sebagai mata uang di pasar, sistem reputasi berbasis staking, dan hak tata kelola DAO.
Selengkapnya di halaman RARE →