Perbedaan API3 dan Open Gradient: API3 diperdagangkan di Rp3.368 (kapitalisasi pasar Rp292,94M, volume 24 jam Rp94,05M), sedangkan Open Gradient diperdagangkan di Rp1.677 (kapitalisasi pasar Rp359,02M, volume 24 jam Rp195,2M). Perbedaan utamanya: Open Gradient lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Open Gradient dibatasi (213,8M / 1B OPG (22%)), sedangkan API3 terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan API3 selama 41 Hari dan Open Gradient selama 5 Hari.
| API3 | OPG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp292,94M | Rp359,02M |
Volume (24h) | Rp94,05M | Rp195,2M |
Suplai yang Beredar | 86,4M API3 | 213,8M / 1B OPG (22%) |
Typical Hold Time | 41 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
API3 merupakan token ERC-20 yang berbasis di blockchain Ethereum. Tujuan API3 adalah untuk menyediakan versi API terdesentralisasi yang akan dibangun, dikelola, dan dimonetisasi. Untuk mencapai status terdesentralisasi sepenuhnya, insentif dari para partisipan disesuaikan melalui tata kelola, keamanan, dan utilitas value capture dari token API3. Proyek ini memiliki model tata kelola yang terbuka dan langsung, di mana pemegang token API3 bisa staking untuk mendapatkan keuntungan hak voting langsung di DAO API3.
Selengkapnya di halaman API3 →OPG adalah aset native dari Open Gradient, protokol yang berfokus pada kolaborasi, koordinasi, dan pertukaran nilai di sekitar model AI serta output yang dihasilkan AI. Ekosistem ini menggabungkan infrastruktur blockchain dan kecerdasan buatan untuk mendukung partisipasi terdesentralisasi dalam pengembangan, penerapan, dan pemanfaatan teknologi AI.
Selengkapnya di halaman OPG →