Perbedaan API3 dan MovieBloc: API3 diperdagangkan di Rp3.363 (kapitalisasi pasar Rp290,6M, volume 24 jam Rp95,5M), sedangkan MovieBloc diperdagangkan di Rp10,82 (kapitalisasi pasar Rp211,62M, volume 24 jam Rp21,14M). Perbedaan utamanya: API3 lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai MovieBloc dibatasi (19,6B / 30B MBL (66%)), sedangkan API3 terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan API3 selama 41 Hari dan MovieBloc selama 63 Hari.
| API3 | MBL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp290,6M | Rp211,62M |
Volume (24h) | Rp95,5M | Rp21,14M |
Suplai yang Beredar | 86,4M API3 | 19,6B / 30B MBL (66%) |
Typical Hold Time | 41 Hari | 63 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
API3 merupakan token ERC-20 yang berbasis di blockchain Ethereum. Tujuan API3 adalah untuk menyediakan versi API terdesentralisasi yang akan dibangun, dikelola, dan dimonetisasi. Untuk mencapai status terdesentralisasi sepenuhnya, insentif dari para partisipan disesuaikan melalui tata kelola, keamanan, dan utilitas value capture dari token API3. Proyek ini memiliki model tata kelola yang terbuka dan langsung, di mana pemegang token API3 bisa staking untuk mendapatkan keuntungan hak voting langsung di DAO API3.
Selengkapnya di halaman API3 →MovieBloc adalah platform terdesentralisasi untuk distribusi film dan konten. MBL digunakan untuk kegiatan ekonomi dalam ekosistemnya, seperti menonton konten premium, sarana kreator membayar penerjemahnya, memberi donasi untuk peserta lain, dan memberi imbalan kepada pengguna.
Selengkapnya di halaman MBL →