Perbedaan API3 dan Moonbeam: API3 diperdagangkan di Rp3.375 (kapitalisasi pasar Rp292,52M, volume 24 jam Rp94,19M), sedangkan Moonbeam diperdagangkan di Rp135,29 (kapitalisasi pasar Rp163,37M, volume 24 jam Rp107,03M). Perbedaan utamanya: API3 lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar API3 86,4M API3 dibanding 1,2B GLMR milik Moonbeam. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan API3 selama 41 Hari dan Moonbeam selama 49 Hari.
| API3 | GLMR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp292,52M | Rp163,37M |
Volume (24h) | Rp94,19M | Rp107,03M |
Suplai yang Beredar | 86,4M API3 | 1,2B GLMR |
Typical Hold Time | 41 Hari | 49 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
API3 merupakan token ERC-20 yang berbasis di blockchain Ethereum. Tujuan API3 adalah untuk menyediakan versi API terdesentralisasi yang akan dibangun, dikelola, dan dimonetisasi. Untuk mencapai status terdesentralisasi sepenuhnya, insentif dari para partisipan disesuaikan melalui tata kelola, keamanan, dan utilitas value capture dari token API3. Proyek ini memiliki model tata kelola yang terbuka dan langsung, di mana pemegang token API3 bisa staking untuk mendapatkan keuntungan hak voting langsung di DAO API3.
Selengkapnya di halaman API3 →Moonbeam adalah parachain kontrak pintar di Polkadot yang kompatibel dengan Ethereum. Melalui Moonbeam, pengembang bisa porting dApps Ethereum yang telah ada ke Polkadot atau membuat dApps tanpa izin yang baru dengan menggunakan tool pengembangan Ethereum yang serupa. Pengembang Ethereum juga bisa mengatasi tantangan skalabilitas akibat dari biaya dan batasan jaringan Ethereum.
Selengkapnya di halaman GLMR →