Perbedaan API3 dan MultiversX: API3 diperdagangkan di Rp3.368 (kapitalisasi pasar Rp290,6M, volume 24 jam Rp95,5M), sedangkan MultiversX diperdagangkan di Rp47.324 (kapitalisasi pasar Rp1,45T, volume 24 jam Rp50,2M). Perbedaan utamanya: MultiversX jauh lebih besar — sekitar 5× kapitalisasi pasar API3, dan suplai beredar API3 86,4M API3 dibanding 30,6M EGLD milik MultiversX. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan API3 selama 41 Hari dan MultiversX selama 84 Hari.
| API3 | EGLD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp290,6M | Rp1,45T |
Volume (24h) | Rp95,5M | Rp50,2M |
Suplai yang Beredar | 86,4M API3 | 30,6M EGLD |
Typical Hold Time | 41 Hari | 84 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
API3 merupakan token ERC-20 yang berbasis di blockchain Ethereum. Tujuan API3 adalah untuk menyediakan versi API terdesentralisasi yang akan dibangun, dikelola, dan dimonetisasi. Untuk mencapai status terdesentralisasi sepenuhnya, insentif dari para partisipan disesuaikan melalui tata kelola, keamanan, dan utilitas value capture dari token API3. Proyek ini memiliki model tata kelola yang terbuka dan langsung, di mana pemegang token API3 bisa staking untuk mendapatkan keuntungan hak voting langsung di DAO API3.
Selengkapnya di halaman API3 →MultiversX (EGLD) adalah protokol blockchain yang menawarkan kecepatan transaksi yang sangat cepat dengan menggunakan sharding. Proyek ini menggambarkan dirinya sebagai ekosistem teknologi untuk internet baru, yang mencakup fintech, keuangan terdesentralisasi, dan Internet of Things. Blockchain ini memiliki token asli yang dikenal sebagai eGold, atau EGLD, yang digunakan untuk membayar biaya jaringan, staking, dan memberi reward kepada validator.
Selengkapnya di halaman EGLD →