Perbedaan API3 dan Dai: API3 diperdagangkan di Rp3.373 (kapitalisasi pasar Rp292,52M, volume 24 jam Rp94,19M), sedangkan Dai diperdagangkan di Rp17.251 (kapitalisasi pasar Rp92,41T, volume 24 jam Rp1,28T). Perbedaan utamanya: Dai jauh lebih besar — sekitar 315,9× kapitalisasi pasar API3, dan suplai beredar API3 86,4M API3 dibanding 5,4B DAI milik Dai. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan API3 selama 41 Hari dan Dai selama 31 Hari.
| API3 | DAI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp292,52M | Rp92,41T |
Volume (24h) | Rp94,19M | Rp1,28T |
Suplai yang Beredar | 86,4M API3 | 5,4B DAI |
Typical Hold Time | 41 Hari | 31 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
API3 merupakan token ERC-20 yang berbasis di blockchain Ethereum. Tujuan API3 adalah untuk menyediakan versi API terdesentralisasi yang akan dibangun, dikelola, dan dimonetisasi. Untuk mencapai status terdesentralisasi sepenuhnya, insentif dari para partisipan disesuaikan melalui tata kelola, keamanan, dan utilitas value capture dari token API3. Proyek ini memiliki model tata kelola yang terbuka dan langsung, di mana pemegang token API3 bisa staking untuk mendapatkan keuntungan hak voting langsung di DAO API3.
Selengkapnya di halaman API3 →DAI adalah stablecoin berbasis Ethereum yang dikelola oleh Maker Protocol dan MakerDAO. Nilainya dipatok secara lunak ke dolar AS dan didukung oleh berbagai cryptocurrency yang tersimpan dalam vault smart contract. DAI memberikan cara desentralisasi untuk menyimpan aset digital stabil, dengan opsi seperti Multi-Collateral DAI untuk dukungan fleksibel dan DAI Savings Rate untuk memperoleh bunga.
Selengkapnya di halaman DAI →