Perbedaan API3 dan COTI: API3 diperdagangkan di Rp3.370 (kapitalisasi pasar Rp290,6M, volume 24 jam Rp95,5M), sedangkan COTI diperdagangkan di Rp234,7 (kapitalisasi pasar Rp733,55M, volume 24 jam Rp670,19M). Perbedaan utamanya: COTI jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar API3, dan suplai COTI dibatasi (3B / 4,9B COTI (61%)), sedangkan API3 terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan API3 selama 41 Hari dan COTI selama 120 Hari.
| API3 | COTI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp290,6M | Rp733,55M |
Volume (24h) | Rp95,5M | Rp670,19M |
Suplai yang Beredar | 86,4M API3 | 3B / 4,9B COTI (61%) |
Typical Hold Time | 41 Hari | 120 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
API3 merupakan token ERC-20 yang berbasis di blockchain Ethereum. Tujuan API3 adalah untuk menyediakan versi API terdesentralisasi yang akan dibangun, dikelola, dan dimonetisasi. Untuk mencapai status terdesentralisasi sepenuhnya, insentif dari para partisipan disesuaikan melalui tata kelola, keamanan, dan utilitas value capture dari token API3. Proyek ini memiliki model tata kelola yang terbuka dan langsung, di mana pemegang token API3 bisa staking untuk mendapatkan keuntungan hak voting langsung di DAO API3.
Selengkapnya di halaman API3 →COTI memasarkan dirinya sebagai platform fintech pertama di level enterprise yang memberdayakan organisasi untuk membangun solusi pembayaran mereka sendiri serta mendigitasian mata uang untuk menghemat waktu dan biaya. Ini adalah salah satu protokol blockchain pertama di dunia yang dioptimalkan untuk pembayaran terdesentralisasi dan dirancang untuk digunakan oleh pedagang, pemerintah, pembayaran DApps, dan penerbit stablecoin.
Selengkapnya di halaman COTI →