Perbedaan API3 dan Celo: API3 diperdagangkan di Rp3.386 (kapitalisasi pasar Rp293,24M, volume 24 jam Rp95,77M), sedangkan Celo diperdagangkan di Rp1.104 (kapitalisasi pasar Rp669,16M, volume 24 jam Rp18,52M). Perbedaan utamanya: Celo jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar API3, dan suplai Celo dibatasi (605,3M / 1B CELO (61%)), sedangkan API3 terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan API3 selama 41 Hari dan Celo selama 84 Hari.
| API3 | CELO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp293,24M | Rp669,16M |
Volume (24h) | Rp95,77M | Rp18,52M |
Suplai yang Beredar | 86,4M API3 | 605,3M / 1B CELO (61%) |
Typical Hold Time | 41 Hari | 84 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
API3 merupakan token ERC-20 yang berbasis di blockchain Ethereum. Tujuan API3 adalah untuk menyediakan versi API terdesentralisasi yang akan dibangun, dikelola, dan dimonetisasi. Untuk mencapai status terdesentralisasi sepenuhnya, insentif dari para partisipan disesuaikan melalui tata kelola, keamanan, dan utilitas value capture dari token API3. Proyek ini memiliki model tata kelola yang terbuka dan langsung, di mana pemegang token API3 bisa staking untuk mendapatkan keuntungan hak voting langsung di DAO API3.
Selengkapnya di halaman API3 →Celo adalah ekosistem blockchain yang berfokus pada peningkatan adopsi cryptocurrency di antara pengguna smartphone. Dengan menggunakan nomor telepon sebagai kunci publik, Celo berharap dapat memperkenalkan miliaran pemilik smartphone di dunia, termasuk mereka yang tidak memiliki akses perbankan, untuk bertransaksi dalam mata uang kripto. Sementara, CELO adalah token bukti kepemilikan (PoS) yang digunakan untuk biaya transaksi, partisipasi tata kelola, dan aktivitas terkait.
Selengkapnya di halaman CELO →