Perbedaan API3 dan Bulla: API3 diperdagangkan di Rp3.372 (kapitalisasi pasar Rp290,6M, volume 24 jam Rp95,5M), sedangkan Bulla diperdagangkan di Rp279,91 (kapitalisasi pasar Rp280,09M, volume 24 jam Rp30,3M). Perbedaan utamanya: API3 dan Bulla berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Bulla dibatasi (1B / 1B BULLA (100%)), sedangkan API3 terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan API3 selama 41 Hari dan Bulla selama 5 Hari.
| API3 | BULLA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp290,6M | Rp280,09M |
Volume (24h) | Rp95,5M | Rp30,3M |
Suplai yang Beredar | 86,4M API3 | 1B / 1B BULLA (100%) |
Typical Hold Time | 41 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
API3 merupakan token ERC-20 yang berbasis di blockchain Ethereum. Tujuan API3 adalah untuk menyediakan versi API terdesentralisasi yang akan dibangun, dikelola, dan dimonetisasi. Untuk mencapai status terdesentralisasi sepenuhnya, insentif dari para partisipan disesuaikan melalui tata kelola, keamanan, dan utilitas value capture dari token API3. Proyek ini memiliki model tata kelola yang terbuka dan langsung, di mana pemegang token API3 bisa staking untuk mendapatkan keuntungan hak voting langsung di DAO API3.
Selengkapnya di halaman API3 →Bulla adalah protokol terdesentralisasi yang dirancang untuk memfasilitasi manajemen kredit on-chain dan aliran pembayaran otomatis. Platform ini menyediakan alat bagi bisnis untuk menangani faktur dan penggajian secara transparan. BULLA adalah token asli yang digunakan untuk biaya platform, tata kelola, dan insentif.
Selengkapnya di halaman BULLA →