Perbedaan API3 dan Binance Staked SOL: API3 diperdagangkan di Rp3.371 (kapitalisasi pasar Rp290,6M, volume 24 jam Rp95,5M), sedangkan Binance Staked SOL diperdagangkan di Rp1.525.091 (kapitalisasi pasar Rp13,89T, volume 24 jam Rp6,28M). Perbedaan utamanya: Binance Staked SOL jauh lebih besar — sekitar 47,8× kapitalisasi pasar API3, dan suplai beredar API3 86,4M API3 dibanding 9,1M BNSOL milik Binance Staked SOL. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan API3 selama 41 Hari dan Binance Staked SOL selama 33 Hari.
| API3 | BNSOL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp290,6M | Rp13,89T |
Volume (24h) | Rp95,5M | Rp6,28M |
Suplai yang Beredar | 86,4M API3 | 9,1M BNSOL |
Typical Hold Time | 41 Hari | 33 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
API3 merupakan token ERC-20 yang berbasis di blockchain Ethereum. Tujuan API3 adalah untuk menyediakan versi API terdesentralisasi yang akan dibangun, dikelola, dan dimonetisasi. Untuk mencapai status terdesentralisasi sepenuhnya, insentif dari para partisipan disesuaikan melalui tata kelola, keamanan, dan utilitas value capture dari token API3. Proyek ini memiliki model tata kelola yang terbuka dan langsung, di mana pemegang token API3 bisa staking untuk mendapatkan keuntungan hak voting langsung di DAO API3.
Selengkapnya di halaman API3 →Binance Staked SOL menggabungkan SOL yang di-staking beserta reward menjadi bentuk token yang dapat diperdagangkan. Berbeda dengan staking tradisional yang mengunci aset, BNSOL memungkinkan Anda menjual, mentransfer, atau tetap menggunakan SOL yang di-stake secara bebas. Anda bisa memindahkan BNSOL ke wallet pribadi dan tetap menerima reward. BNSOL juga terus mengakumulasi reward melalui conversion rate, bahkan saat digunakan di produk Binance lain atau aplikasi DeFi untuk hasil tambahan.
Selengkapnya di halaman BNSOL →