Perbedaan API3 dan Lombard: API3 diperdagangkan di Rp3.316 (kapitalisasi pasar Rp288,74M, volume 24 jam Rp95,59M), sedangkan Lombard diperdagangkan di Rp2.034 (kapitalisasi pasar Rp697,3M, volume 24 jam Rp71,14M). Perbedaan utamanya: Lombard jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar API3, dan suplai Lombard dibatasi (343,1M / 1B BARD (35%)), sedangkan API3 terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan API3 selama 41 Hari dan Lombard selama 10 Hari.
| API3 | BARD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp288,74M | Rp697,3M |
Volume (24h) | Rp95,59M | Rp71,14M |
Suplai yang Beredar | 86,4M API3 | 343,1M / 1B BARD (35%) |
Typical Hold Time | 41 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
API3 merupakan token ERC-20 yang berbasis di blockchain Ethereum. Tujuan API3 adalah untuk menyediakan versi API terdesentralisasi yang akan dibangun, dikelola, dan dimonetisasi. Untuk mencapai status terdesentralisasi sepenuhnya, insentif dari para partisipan disesuaikan melalui tata kelola, keamanan, dan utilitas value capture dari token API3. Proyek ini memiliki model tata kelola yang terbuka dan langsung, di mana pemegang token API3 bisa staking untuk mendapatkan keuntungan hak voting langsung di DAO API3.
Selengkapnya di halaman API3 →Lombard mengembangkan pasar modal Bitcoin on-chain untuk memaksimalkan potensi Bitcoin. Didirikan pada 2024, Lombard memimpin sektor DeFi melalui LBTC—opsi Bitcoin penghasil yield terbesar. Perusahaan ini membangun infrastruktur untuk mempercepat adopsi BTC dan didukung oleh para pemimpin aset digital terkemuka.
Selengkapnya di halaman BARD →